31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus 105 Ribu Pekerja...

105 Ribu Pekerja di Kudus Terdampak Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS – Mengacu hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) di tahun 2020, tercatat sebanyak 105 ribu pekerja atau 15 persen warga Kudus terdampak pandemi Covid-19. Angka tersebut terhitung dari jumlah warga Kudus dalam usia kerja sebanyak 687 ribu.

Dampak pandemi Covid-19 pada penduduk usia kerja tersebut dikelompokkan menjadi empat komponen. Di antaranya, pengangguran karena pandemi sebanyak 5,64 persen. Bukan angkatan kerja karena pandemi sebanyak 1,16 persen.

Baca juga : Dampak Covid-19, Warga Kudus Tekan Pengeluaran Hingga Rp 138,407 Miliar

- Ads Banner -

“Kemudian penduduk yang sementara tidak bekerja karena pandemi sebanyak 5,83 persen. Dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja dampak pandemi sebanyak 87,34 persen,” terang Rahmadi Agus Santosa (55), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus saat ditemui di ruangannya belum lama ini.

Untuk komponen pengangguran dan bukan angkatan kerja, dialami penduduk usia kerja yang pernah berhenti kerja karena Covid-19 selama bulan Februari hingga Agustus 2020. Sedangkan untuk komponen penduduk yang sementara tidak bekerja dan penduduk bekerja tetapi mengalami pengurangan jam kerja, dialami oleh penduduk yang saat ini masih bekerja.

Ia melanjutkan, dari seluruh penduduk yang bekerja di Kudus pada tahun 2020 sejumlah 483.980 orang. Status pekerjaan utama masih didominasi oleh buruh, karyawan atau pegawai sebesar 56,01 persen.

Baca juga : Hartopo Merasa Aneh, Kudus Tidak Masuk Zona Merah Tapi Diikutkan PPKM

Kemudian status usaha sendiri tercatat sebesar 12,92 persen. Usaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 8,54 persen. Dan pekerja keluarga sebesar 7,13 persen.

“Sedangkan penduduk yang bekerja dengan status usaha dibantu buruh tetap menempati persentase yang paing kecil, yaitu sebesar 3,09 persen,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler