31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus Hartopo Merasa Aneh,...

Hartopo Merasa Aneh, Kudus Tidak Masuk Zona Merah Tapi Diikutkan PPKM

BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan jika penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayahnya akan diperpanjang selama dua pekan. Hal itu sesuai dengan intruksi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pusat.PPKM tahap kedua ini akan mulai diberlakukan pada 25 Januari mendatang.

Namun di balik penerapan PPKM tersebut, Hartopo juga merasa aneh jika hal itu dilihat dari indikator zona. Sebab, Kudus tidak masuk dalam zona merah. Sedangkan daerah lain yang masuk zona merah tidak diikutkan PPKM.

Baca juga : PPKM Diperpanjang, Ganjar: ‘Yang Pertama Hasilnya Belum Menggembirakan’

- Ads Banner -

“Di Jepara itu zona merah, tapi tidak diikutkan PPKM. Nah ini yang jadi masalah. Kudus ini tidak masuk zona merah, yang zona merah itu Jepara, Pati dan Purwodadi. Ini yang jadi aneh, di sini yang tidak masuk zona merah diikutkan PPKM, tapi Jepara yang zona merah tidak ikut PPKM,” ujar Hartopo, Kamis (21/1/2021).

Dirinya menyatakan, penerapan PKKM tahap kedua ini seperti halnya tahap pertama. Menurutnya, untuk tahap pertama sudah ditata dan dilakukan sidak. Semuanya berjalan dengan baik.

Kali ini, menurutnya ada penambahan, yakni Balai Jagong juga akan ditutup sementara. Begitupun dengan tempat wisata juga masih akan ditutup dalam penerapan PPKM tahap kedua ini.

Sementara untuk kebijakan yang berkaitan dengan pedagang kaki lima (PKL), menurutnya masih seperti dengan kebijakan sebelumnya. Yakni, warung atau rumah makan masih boleh untuk menerima pembeli untuk makan di tempat hingga pukul 19.00 WIB, dengan penerapan protokol kesehatan.

“Sedangkan untuk pukul 7 sampai 9 malam, sistemnya adalah take away,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, bersama Forkopimda, Forkopimcam dan juga aparat desa akan tetap memantau berlangsungnya PPKM di wilayah Kabupaten Kudus. Begitu juga dengan Tim Jogo Tonggo yang diminta untuk selalu siap siaga.

Baca juga : Pantau PPKM di Empat Perusahaan, Hartopo Sebut Sudah Sesuai Surat Edaran

Hartopo juga menekankan kepada semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa lebih siap menyikapi keadaan saat ini. Diharapkan mereka mampu menyiasati, agar ekonomi kerakyatan bisa berkembang dan angka positif Covid-19 juga ditekan.

“Jangan sampai mengutamakan ekonomi, tapi covid merebak. Harus berjalan seimbang, ” jelas Hartopo.

Editor : Kholistiono

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler