31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Polres Kudus Minta Bantuan Brimob Polda Jateng Amankan Demo Tolak Omnibus Law

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan massa terlihat bergerak dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menuju Kantor DPRD Kudus. Mereka melakukan long march hingga memenuhi bahu Jalan Jendral Ahmad Yani. Para pendemo yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Kudus (Ampera) itu sedang melakukan aksi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja Omnibus Law, Kamis (8/10/2020).

Terlihat petugas kepolisian mengawal aksi tersebut dengan seksama. Sampai-sampai Kapolres Kudus dan Dandim 0722 Kudus ikut berjalan kaki dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menuju Kantor DPRD Kudus.

Ratusan massa melakukan demontrasi tolak UU Cipta Kerja, Kamis (08/10/2020). Foto: Imam Arwindra.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menuturkan, pihaknya menginginkan demo yang digelar berjalan dengan damai. Untuk pengamanan, pihaknya menerjukan pasukan sejumlah 400 personel kepolisian.

-Advertisement-

“Kalau Kudus sendiri 250an (Personel Polisi). Kami juga ada bantuan satu peleton dari Brimob (Polda Jawa Tengah), satu peleton dari Polres Demak dan Pati,” tuturnya selepas kegiatan aksi.

Baca juga: Mahasiswa dan Rakyat Kudus Turun ke Jalan Bersatu Tolak UU Cipta Kerja

Menurut Aditya, adanya pasukan Brimob menurutnya sudah menjadi aturan saat terjadi unjuk rasa. Hal tersebut dilakukan jika peserta aksi sudah tidak bisa kondusif dan mulai anarkis.

“Tidak ada hal yang anarkis. Tadi kalau ada gesekan sedikit itu hal yang biasa,” jelasnya.

Dari pantauan Betanews.id di lapangan, terlihat anggota Polres Kudus dari Satuan Sabhara menghalau massa untuk masuk ke dalam Kantor DPRD Kudus. Paling depan yakni para Polwan, dan belakangnya yakni anggota Polisi yang membawa tameng fiber, pentungan dan helm lengkap. Jumlah mereka hanya puluhan saja.

Dalam pengamanan juga terlihat polisi satwa K3 yang membawa dua anjing, Mobil Pengurai Massa (Raisa) dan mobil water canon yang berada di halaman Gedung DPRD Kudus. Tidak terlihat aparat yang mengenakan seragam Brimob.

“Aksinya berjalan dengan damai. Peserta (aksi) pun tidak ada yang kami amankan,” tutur Kapolres Kudus.

Baca juga: Plt Bupati Kudus Berharap UU Cipta Kerja Dibatalkan, Dinilai Untungkan Pengusaha

Aditya menuturkan, setelah aksi digelar sekitar pukul 12.30 WIB, pihaknya tetap melakukan patroli kepada peserta aksi. Menurutnya, dia ingin mengantisipasi tidak adanya peserta aksi yang melakukan perusakan di jalan.

“Kami tetap Standby, khawatir kalau masa aksi melakukan perusakan di jalan. Terus kita ada patroli, mengantisipasi dan mengawasi,” jelasnya.

Dikatakan Aditya, untuk mengantisipasi adanya aksi susulan, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan semua elemen. Terlebih saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Pihaknya khawatir akan terjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Sampai hari ini kita tetap tidak ada izin keramaian,” tandas Aditya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER