Meriahkan Hari Batik, Warga Loram Kulon Terbangkan Layang-layang Motif Batik

BETANEWS.ID, KUDUS – Waktu menunjukan pukul 14.30 WIB, sebuah layang-layang bermotif batik tampak di tangan seseorang pria yang berada di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus. Setelah mendapat aba-aba kemudian dia melepaskan layang-layang itu. Tak lama naik ke atas, layang-layang tersebut mendarat kembali hingga berulang-ulang kali.

Di tepi lapangan, puluhan orang mengenakan seragam batik terlihat menyaksikan layang-layang batik yang belum berhasil diterbangkan. Satu di antaranya yakni HK Prayogo (50). Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

Layang-layang motif batik yang akan diterbangkan warga. Foto: Ahmad Rosyidi

Baca juga : Peringati Hari Batik, Pelajar di Kudus Belajar Membatik di Batik Alfa Shoofa

-Advertisement-

“Ini diselenggarakan oleh Pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarat Desa (P3MD), di bawah Kementerian Desa. Jadi, kami diwajibkan untuk membuat layang-layang, diterbangkan serentak se-Indonesia,” kata Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) itu.

Dia juga melanjutkan, setiap kabupaten atau kota minimal satu grup. Satu grup 10 orang dengan satu layang-layang. Dalam pelaksanaan penerbangan ada dua grup yang terdaftar.

“Yang terdaftar dua grup, tetapi ada dua grup lagi tidak terdaftar. Jadi ini ada 53 orang yang ikut berpartisipasi dengan empat layang-layang,” terangnya kepada betanews.id, Selasa (6/10/2020).

53 orang itu terdiri dari pendamping lokal desa (PLD), pendamping desa pemberdayaan (PDP), pendamping desa teknik infrastruktur (PDTI), dan program pembangunan dan pemberdayaan masyarat desa (P3MD). Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dilaksanakan hingga pukul 16.00 WIB.

“Ini kita sudah hampir satu jam dan belum bisa diterbangkan. Anginnya belum siap, karena layang-layangnya besar jadi belum bisa terbang,” bebernya.

Baca juga : Melihat Keseruan Anak Berkebutuhan Khusus Membatik di Muria Batik Kudus

Sementara itu, Abdul Hamid Manan (30), warga yang ikut berbartisipasi menuturkan, jika sebelumnya layang-layang sudah dicoba dan bisa terbang. Tetapi saat ini masih belum bisa.

“Ini masih belum bisa diterbangkan, karena anginnya kurang kenceng. Kemarin kita coba lancar padahal. Ini saya coba kasih lubang di layang-layangnya,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER