31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaEkonomiJeruk Bali Paling...

Jeruk Bali Paling Laris di Toko Buah Sae Cabang Ketiga

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu Toko Buah Sae cabang ketiga ramai pembeli. Mereka yang datang, terlihat saat pulang membawa sekantong kresek berisi buah. Tampak buah yang dipajang di area depan toko yang berada di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus itu selalu jadi jujugan utama para calon pembeli. Buah tersebut yakni jeruk dari Bali, di klaim sebagai buah paling laris di toko tersebut.

Muhammad Hidayat (40) selaku pekerja toko membenarkan, buah jeruk merupakan yang terlaris di toko yang berada di Jalan Budi Utomo, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus. Bahkan, lanjutnya penjualan jeruk yang didatangkan dari Pulau Dewata itu mendominasi penjualan di toko tempatnya bekerja tersebut.

Penjaga Toko Buah Sae sedang melayani pembeli. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Baru Buka, Sehari Satu Ton Buah Bisa Terjual di Toko Buah Sae Cabang Ketiga

- Ads Banner -

“Penjualan buah di Toko Buah Sae cabang ketiga itu setiap harinya sekitar satu ton. Dan separuhnya itu merupakan penjualan jeruk dari Bali. Khusus untuk jeruk, kami bisa jual 500 kilogram sehari,” jelas pria yang akrab disapa Yayak kepada betanews.id, Jumat (22/8/2020).

Pria warga Trengguli, Kabupaten Demak itu menuturkan, jeruk dari Pulau Dewata itu terkenal dengan rasanya yang manis segar,sehingga cocok untuk dikonsumsi pada musim panas. Selain itu, harganya juga sangat murah yakni Rp 7 ribu per kilogram. Kualitas buahnya juga sangat bagus.

“Harga tersebut untuk pembelian ecer maupun grosir. Saking murahnya, banyak juga para bakul buah yang beli jeruk Bali dari kami, terus mereka jual lagi di lapak mereka, atau dijual secara keliling,” ungkapnya.

Selain jeruk, lanjutnya ada juga pepaya impor dari Thailand. Pepaya berukuran besar itu dihargai Rp 4 ribu per kilogram. Dalam sehari, di toko tempatnya bekerja itu bisa menjual sekitar 200 kilogram pepaya sehari. Ada juga yang laris lagi, yakni anggur impor yang dijual dengan harga Rp 33 ribu.

“Anggur import itu juga lagi laris – larisnya. Bahkan kami sering kehabisan stok. Sehari di cabang ketiga ini, kami biasanya dapat jatah 100 kilogram. Dan seringnya buah anggur itu habis terjual lebih cepat,” bebernya.

Baca juga : Kembang Buah, Toko Buah dengan Harga Paling Murah di Kudus

Dia menuturkan, sebenarnya aneka macam buah yang ada Toko Buah Sae hampir semua laris manis. Namun, yang paling laris saat ini memang jeruk dari Bali. Dia berharap semoga saja ke depan toko tempat bekerjanya itu makin ramai pembeli.

“Semoga ke depan pembeli makin ramai. Pelanggan makin banyak. Para pembeli juga puas dengan pelayanan kami,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler