31 C
Kudus
Minggu, Januari 23, 2022
spot_img
BerandaEkonomiBaru Buka, Sehari...

Baru Buka, Sehari Satu Ton Buah Bisa Terjual di Toko Buah Sae Cabang Ketiga

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi barat Jalan Budi Utomo, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus tampak sebuah toko buah. Di hari tersebut, toko buah yang bersebelahan dengan AHASS Honda terlihat ramai pembeli. Pegawai toko yang hanya dua orang, tampak sibuk melayani para pelanggan. Tempat tersebut yakni cabang ketiga dari Toko Buah Sae yang baru buka beberapa hari.

Satu di antara pegawai di Toko Buah Sae tersebut yakni Muhammad Hidayat (40) mengatakan, cabang ketiga tempatnya bekerja itu baru buka lima hari yang lalu. Meski baru buka, toko tersebut selalu ramai pembeli. Bahkan setiap harinya mampu menjual satu ton buah.

Toko Buah Sae cabang ketiga ramai pembeli. Foto: Imam Arwindra

Baca juga : Kembang Buah, Toko Buah dengan Harga Paling Murah di Kudus

- Ads Banner -

“Toko Buah Sae itu memang terkenal paling murah di Kudus. Bahkan, toko ketiga yang baru buka juga langsung ramai diserbu pembeli. Sehari satu ton buah terjual,” ujar pria yang akrab disapa Yayak kepada betanews.id, Jumat (21/8/2020).

Pria yang berasal dari Trengguli, Demak itu menuturkan, Toko Buah Sae menyediakan aneka jenis buah lokal maupun import. Di antaranya, pepaya thailand yang dijual dengan harga Rp 4 ribu, jeruk dari Bali dihargai Rp 7 ribu. Sementara semangka Inul, dan Black Orange dibanderol Rp 7 ribu.

Lebih lanjut, kata dia, ada nanas madu harganya Rp 6 ribu, melon madu dijual dengan harga Rp 11 ribu. Buah naga merah dibanderol mulai Rp 13 ribu. Buah pear harganya Rp 18 ribu, apel dijual mulai harga Rp 11 ribu. Sedangkan anggur impor harganya hanya Rp 33 ribu satu kilogram.

“Semua harga tersebut dihitung per kilogram. Dijamin harganya lebih murah dari pada toko lain. Kualitas buahnya juga dijamin bagus,” terangnya.

Pria yang sudah dikaruniai satu anak itu mengungkapkan. Selain harga yang lebih murah dan kualitas bagus, lokasi penjualan juga sangat strategis. Di tepi jalan yang lalu lintasnya selalu ramai. Jadi, cabang ketiga Toko Buah Sae memang sangat laris manis.

Baca juga : Usaha Suami Mati Suri Akibat Pandemi, Yuni Jualan Krupuk Slondok Bantu Ekonomi Keluarga

Menurutnya, pembeli yang datang ke toko Buah Sae di cabang ketiga itu antara 400 sampai 500 orang. Data itu didapatkan dari penghasilan penjaga parkir di toko buah tempatnya bekerja.

“Itu hitungannya dari satu kendaraan yang datang. Kalau datangnya boncengan dan belanja buah semua, berarti jumlah pembeli bisa lebih banyak,” ungkap Yayak yang menyebut Toko Buah Sae buka 24 jam.

Editor : Kholistiono

Lipsus 12 - Banjir Abadi di Wilayah Bekas Selat Muria (Kudus dan Pati)

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,340PengikutMengikuti
75,048PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler