Sejak Kerja Sama dengan Profotex Fashion, Asro Tak Pernah Sepi Orderan Furnitur

BETANEWS.ID, KUDUS – Di seberang Toko Profotex Fashion yang berada di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Asro (50) terlihat sedang membuat meja kasir dari bahan multiplek. Lokasi yang dijadikan workshop itu lumayan luas. Di bagian depan ada bangunan dengan pintu kaca yang dijadikan tempat memajang hasil karyanya.

Asro mengaku beruntung bisa kenal Muhammad Rais pemilik dari Profotex Fashion. Menurutnya, sejak kenal Rais pada 2015, ia mengaku tak lagi bingung cari atau menunggu order pembuatan furnitur multiplek. Bahkan, ia juga diberi lokasi untuk dijadikan bengkel kerja tanpa uang sewa.

Asro sedang menyelesaikan pesanan furnitur dari multiplek di tempat kerjanya, Senin (6/7/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Saya kenal Mas Rais itu saat beliau masih jadi kepala desa. Sewaktu beliau bangun rumah, semua perabot furnitur multiplek pembuatannya dipercayakan kepada saya,” ujar Asro kepada Betanews.id, Senin (6/7/2020).

-Advertisement-

Warga Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu mengaku banyak pekerjaan yang diberikan pemilik profotex padanya. Di antaranya, lemari, ranjang, kitchen set, backdrop TV, aksesoris dinding, plafon, dan lain sebagainya. Menurutnya, dari semua hasil kerjanya itu, membuat Rais puas.

Baca juga: Kerjaan Terkenal Rapi, Furnitur dari Multiplek Buatan Asro Banyak Dilirik

“Berawal dari itu Mas Rais bilang ke saya untuk kerja ikut beliau. Bahkan beliau memberi lahan untuk dijadikan workshop tanpa sewa. Selain menerima order dari beliau saya juga tetap diperbolehkan menerima order dari orang lain,” bebernya.

Pria yang sudah dikaruniai tiga orang anak itu mengaku, sebenarnya dulu sempat menyewa tempat untuk dijadikan workshop. Namun, selalu tidak lama, karena lahannya akan dibangun rumah. Hal itu berulang tiga kali.

Dia menuturkan, selama menekuni usaha pembuatan aneka furnitur dari bahan multiplek memang tidak pernah dapat komplain dari pelanggan. Bahkan pelanggan cenderung puas dengan hasik karyanya.

Baca juga: Jandaku, Tawarkan Aneka Produk Mebel dari Jati Belanda

Tak jarang, lanjutnya, para calon pelanggan itu mengetes dulu. Dengan cara memberi orderan furnitur satu dulu, setelah melihat hasilnya mereka pun memberi order lainnya lagi. Hal tersebut memang wajar untuk perkenalan dan memang terjadi berulang kali.

“Saya selama ini memang menjaga kualitas ya. Furnitur multiplek hasil karya saya itu terkenal lebih rapi. Pokoknya sesuai pesanan,” tukas Arso.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER