BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan topi hitam dengan lambang garuda terlihat mendatangi Madrasah Aliyah (MA) NU Raden Umar Sa’id di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus. Sambil membawa dua kantong plastik berwarna dan jeriken berwarna putih memasuki ruangan guru. Dia yakni Mochamad Destari Andryasmoro (38), Kepala Desa Colo yang menyalurkan bantuan kepada sekolah tersebut.
Sambil duduk di sofa, dia menjelaskan kepada pihak sekolah tentang bantuan berupa hand sanitizer, masker dan sabun itu dari ibu-ibu PKK. Sebelumnya, PKK di Desa Colo mendapat pelatihan membuat masker dan sabun dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A).
Baca juga : Bulan Depan Bakal Ada Wisata Edukasi Kopi di Lereng Pegunungan Muria
“Selain itu juga mendapat pelatihan membuat hand sanitizer dari Mahasiswa Farmasi, Semarang. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa menghindarkan kita semua dari wabah Covid-19,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan di antaranya, 100 masker, 5 liter hand sanitizer, dan 50 paket yang berisi sabun, masker dan hand sanitizer. Pihaknya akan berupaya untuk memantau seluruh sekolah yang ada di Desa Colo. Agar protokol kesehatan selalu dilaksanakan.
“Di sekolah ini sudah baik, protokol sudah di siapkan. Kami akan terus berusaha membantu dan memantau langsung ke sekolah,” ungkapnya kepada betanews.id, Sabtu (18/7/2020).
Sementara itu, Salman (53), selaku Wakil Humas dan Agama sekolah tersebut merasa senang dan berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari perangkat Desa Colo.
Baca juga : Jalankan Protokol Kesehatan, Penumpang Ojek Colo Wajib Gunakan Face Shield
Munurutnya, dari pihak sekolah saat ini sudah menjalankan protokol kesehatan. Sehingga dengan bantuan tersebut bisa berguna untuk meningkatkan upaya pencegahan Covid-19.
“Ya kami berterima kasih kepada Pemdes Colo, karena sudah memberi perhatian dan bantuan. Tentu hal ini bermanfaat bagi kami. Kebetulan ini sudah mulai ada siswa baru yang masuk untuk diberikan sosialisasi,” terangnya.
Editor : Kholistiono

