31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Naik Grab di Kudus Kini Ada Pembatas Plastiknya

BETANEWS.ID, KUDUS – Penyedia jasa transportasi daring, Grab meluncurkan Grab Protect bersama Plt Bupati Kudus HM Hartopo, di halaman Kantor Bupati Kudus, Selasa (21/7/2020). Proteksi itu berupa partisi portabel yang dipasang untuk menyekat antara pengemudi dan penumpang GrabBike maupun GrabCar.

Goverment Relations Kudus Raya Grab Indonesia, Henry Febrianto menuturkan, peluncuran inovasi partisi portabel tersebut untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat memasang partisi portabel untuk driver Grab, di halaman Kantor Bupati Kudus, Selasa (21/7/2020). Foto: Imam Arwindra.

“Jadi hari ini kami melaunching Grab Protect. Grab Protect ini yakni komitmen dari perusahaan untuk membantu pemerintahan dalam menekan penyebaran Virus Corona,” tuturnya saat ditemui selepas kegiatan peluncuran Grab Protect.

-Advertisement-

Henry menjelaskan, partisi portabel yang dikenakan pengemudi GrabBike dan GrabCar terbuat dari bahan plastik. Pihaknya memang sengaja merancang sekat tersebut, agar meminimalisir kontak antara pengemudi dan penumpang.

“Selain meminimalisir kontak. Jarak antara pengemudi dan penumpang akan tetap terjaga,” jelasnya.

Baca juga: Tukang Ojek Muria Diminta Kenakan Partisi Portabel

Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi langkah inovatif yang dibuat Grab Indonesia. Menurutnya, dengan dibuatnya partisi portabel dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Inovasinya bagus. Jadi kalau droplet ada pelindungnya,” tuturnya.

Namun walau begitu, Hartopo tetap meminta penumpang dan pengemudi Grab harus mengenakan masker. Selain itu, partisi portabel yang terpasang harus rutin dibersihkan.

“Harus rutin dibersihkan, ya. Pakai disinfektan. Baik sebelum dan sesudah mengangkut penumpang. Harus selalu bersih. Agar steril,” jelasnya.

Baca juga: Jalankan Protokol Kesehatan, Penumpang Ojek Colo Wajib Gunakan Face Shield

Hartopo menuturkan, partisi portabel yang dibuat Grab Indonesia menurutnya bisa menjadi percontohan penyedia angkutan umum yang ada di Kudus.

“Ini bagus, kreatif. Ini bisa menjadi contoh angkutan umum yang ada di Kudus. Terutama untuk tukang ojek,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER