BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus mulai memasang water barrier lagi mulai malam ini, Senin (13/7/2020). Dipasangnya water barrier untuk menghalangi pengendara yang lewat dilakukan, mengingat Kabupaten Kudus sudah menjadi zona merah penyebaran Covid-19.
Plt Bupati Kudus HM Hartopo menuturkan, water barrier akan dipasang dari pukul 21.00 hingga 06.00 WIB. Lokasi yang akan dipasangi yakni masih sama seperti yang dilakukan sejak tanggal 18 April 2020. Yakni ruas jalan yang menuju Alun-alun Simpang Tujuh Kudus dan Balai Jagong.

Baca juga : Hartopo Berang dan Ancam Cabut Izin Kafe yang Abaikan Protokol Kesehatan
Namun saat ini, belum ada petugas yang menjaga water barrier hingga pukul 06.00 WIB. Menurutnya, water barrier akan dipasang oleh petugas dan setelah itu ditinggal.
Selain itu, rencananya pihaknya juga akan membangun lagi titik pos pantau yang pernah dilakukan sebelumnya. Pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas mengenai rencana tersebut.
“Rencana akan kita buat lagi (pos pantau). Jumlah dan lokasinya sama seperti yang kemarin,” tuturnya.
Selain itu, Satpol PP juga akan melakukan pengawasan ketat di pasar, pertokoan dan swalayan mengenai protokol kesehatan. Menurutnya, saat ini penyebaran Covid-19 di Kudus sudah sulit diidentifikasi lagi.
“Penyebarannya sudah merata. Sulit diketahui dari mana-dari mana,” tuturnya.
Baca juga : Satu Pegawai UMK Sembuh dari Covid-19, Tapi Masih Dikarantina
Menurut Hartopo, saat ini peningkatan kasus Covid-19 di Kudus dalam sehari mencapai sembilan sampai 10 orang. Namun untuk pasien yang sembuh hanya sekitar lima orang saja. “Kudus ini luar biasa,” jelasnya.
Dijelaskan Hartopo, dalam klasifikasi warna pada zona penyebaran Covid-19, menurutnya terdiri dari warna hijau, kuning, orange dan merah. Dalam penentuan tersebut terdapat 15 kriteria yang digunakan. “Termasuk peningkatan kasus Covid-19 dan kematian (Covid-19) ,” tuturnya.
Editor : Kholistiono

