31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Cari 15 Staf Manajer, PT HWI Bekerja Sama dengan Universitas Muria Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Suara langkah kaki terdengar saat sejumlah orang mengenakan pakaian hitam putih menaiki tangga menuju Ruang Seminar Lantai 4, Universitas Muria Kudus (UMK), Kamis (16/7/2020). Mereka tak lain adalah 50 peserta yang lolos secara persyaratan On Campus Recruitment (OCR) PT Hwa Seung Indonesia (HWI). Muhammad Arifin (37), satu di antara panitia penyelenggara mengatakan, jika kegitan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) UMK.

Ini merupakan kali kedua perusahaan yang memproduksi sepatu Adidas tersebut bekerja sama dengan UMK untuk merekrut pegawai. Sebelumnya, HWI membutuhkan 11 pegawai, dan saat ini membutuhkan 15 pegawai. Posisi yang dibutuhkan yaitu staf manajer.

Puluhan peserta mengikuti seleksi untuk masuk PT HWI. Foto : Ahmad Rosyidi

Baca juga : Wisuda Drive Thru UMK Dibagi Empat Gelombang, Ini Jadwalnya

-Advertisement-

“Ini sudah yang ke dua HWI OCR di UMK. Antusias pendaftar sangat baik, dibuka mulai tanggal 2 Juli 2020 hingga 13 Juli 2020, ada 256 orang dari berbagai kampus. Kemudian dari HWI melakukan seleksi, dan 50 orang yang lolos,” katanya kepada betanews.id.

Pria yang akrab disapa Arifin itu juga melanjutkan, dari 50 peserta yang lolos mendapat pembekalan terlebih dahulu. Pembekalan dia laksanakan pada tanggal 14 Juli 2020. Kemudian pada tanggal 16 Juli 2020 dilaksanakan proses rekrutmen dari HWI.

“Untuk rekrutmen dan tes seleksi, langsung dipegang HWI. Kalau bisa hari ini langsung diumumkan. Jadi ini masih proses tes,” terang Kabag Trancer Study, Alumni dan Teknologi Informasi PKPA UMK itu.

Sementara itu, satu di antara peserta tes seleksi, Andre Bagus Kurniawan (23). Mangaku kesulitan di bagian tes psikotes. Menurutnya, bagian kubus lah yang paling sulit. Karena butuh imajinasi.

“Selain imajinasi, kami juga diberi waktu yang singkat, sekitar 10 menit. Tapi saya yakin bisa lolos. Karena sudah persiapan belajar selama sepekan,” ungkap warga Dawe, Kudus itu.

Baca juga : Di Tengah Pandemi, Pendaftaran Mahasiswa Baru di UMK Naik 20 Persen

Sedangkan Hilma Ayunina (22), mengaku kesulitan di bagian tes menghitung. Meski begitu, dia juga merasa optimis bisa lolos. Dirinya hanya belajar untuk persiapan selama dua hari.

“Setelah pengumuman itu, saya baru belajar untuk persiapan. Jadi tadi ada yang kesulitan di bagian hitung menghitung. Selain itu waktunya juga cepat tadi,” kata lulusan UMK Tahun 2020 itu.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER