31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKUDUSSempat Dikabarkan Menghilang,...

Sempat Dikabarkan Menghilang, Dirut PDAM Kudus: ‘Saya Tidak Kemana-Mana’

BETANEWS.ID, KUDUS – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus, Ayatullah Humaini menegaskan, bahwa dirinya tidak menghilang atau bahkan melarikan diri.

Hal tersebut seiring dengan pernyataan Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat Dirut PDAM susah dihubungi. Perihat tersebut terkait dengan terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) pegawai PDAM yang dilakukan penyidik Kejaksaan Negeri Kudus.

“Saya tidak ke mana-mana, jenengan saja yang tidak tahu saya dimana,” tuturnya saat dihubungi lewat sambungan telepon, Sabtu (13/6/2020) pagi.

- Ads Banner -

Menurutnya, dirinya belum tahu persis kronologi pasti terjadinya OTT yang melibatkan stafnya tersebut.

“Saya tidak tahu kejadian tersebut. Saat itu saya berada di Semarang sedang ada acara,” jelasnya.

Baca juga: Pegawai PDAM Kudus Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan, Kejari Sita Rp 65 Juta Saat OTT

Namun sebagai direktur PDAM Kabupaten Kudus, dirinya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Dirinya memastikan pelayanan di PDAM akan berjalan normal seperti biasanya.

“Saya pastikan tidak akan mengganggu pelayanan apapun. Terutama untuk pelanggan yang kami sangat cintai,” tuturnya.

Saat dimintai pendapat kasus OTT yang melibatkan pegawainya, dirinya menuturkan tidak bisa berpendapat banyak.

“Karena sudah masuk ranah hukum. Saya tidak dapat berpendapat banyak. Ikuti saja dengan baik dan sesuai dengan proposional,” ungkapnya.

Humaini menuturkan, dirinya nanti akan dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Kudus pada hari Senin (15/6/2020) untuk dimintai jadi saksi.

“Saya pastikan hadir jika diberikan kesehatan. Saya akan ikuti prosesnya dengan baik,” tuturnya.

Baca juga: Dikabarkan Menghilang, Hartopo Tak Bisa Hubungi Direktur PDAM Kudus

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi OTT pegawai PDAM Kudus pada Kamis (11/6/2020) saat berada di jalan raya pada pukul 14.30.

Kejaksaan sudah menetapkan oknum pegawai inisial T menjadi tersangka pada Jumat (12/6/2020), atas dugaan telah menerima uang terkait penerimaan dan pengangkatan pegawai di lingkungan PDAM Kudus.

Selain menyita barang bukti berupa uang Rp 65 juta, pihak kejaksaan juga mengamankan beberapa buku tabungan, handphone dan sepeda motor yang digunakan tersangka. Selain itu, kejaksaan juga menyita beberapa komputer, berkas dan menyegel dua ruangan di kantor PDAM.

Editor: Suwoko

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler