BETANEWS.ID, KUDUS – Harga bawang merah di Pasar Baru Kabupaten Kudus melonjak 100 persen lebih dari Rp 25 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram dalam sepekan ini.
Salah satu pedagang, Yati mengatakan, lonjakan harga bawang merah mencapai Rp 65 ribu per kilogram ini untuk ukuran besar. Sedangkan bawang merah dengan ukuran kecil harganya Rp 45 ribu per kilogram.

“Bawang merah dari kemarin hingga sekarang harganya mahal. Sekarang mencapai Rp 65 ribu per kilo yang besar. Untuk yang kecil naik juga Rp 45 ribu”, jelasnya saat ditemui di Pasar Baru, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, Sabtu (16/5/2020).
Yati menuturkan, tingginya kenaikan hingga lebih dari 100 persen tersebut dikarenakan langkanya pasokan barang. Alasan lainnya yakni bulan ini, petani bawang merah tidak panen.
“Pasokan ke sini tidak ada. Jadi barang yang saya jual cuma sedikit,” ungkapnya.
Baca juga: Turun Drastis, Harga Cabai di Kudus Tak ‘Sepedas’ Rasanya
Selanjutnya, barang yang langka tidak seimbang dengan kebutuhan yang masih stabil. Menurut Yati, permintaan bawang merah minggu ini terbilang normal. Namun dia menduga, mendekati Lebaran kebutuhan akan meningkat.
“Hari ini permintaan masih stabil. Makannya ini (bawang merah) habis terus,” tuturnya.
Senada dengan Yati, Mulikhah juga menuturkan kenaikan bawang merah naik drastis. Dia mengaku, banyak pembeli putar balik setelah diberi tahu harga terbaru.
“Kadang ada juga yang mengurangi pembeliannya. Asalnya mau beli empat kilogram, mungkin untuk stok lebaran, lalu cuma beli satu, dua kilogram saja,” jelasnya.
Menurutnya, kenaikan harga ini hanya berlaku di bawang merah saja. Untuk bawang putih dan cabai, harganya justru turun. Sedangkan sayur-sayuran seperti tomat, kentang, dan seledri, harganya masih stabil.
“Harga bawang putih semula Rp 120 ribu per kilogram, kini Rp 100 ribu. Untuk cabai merah dari Rp 10 ribu, kini Rp 8 ribu,” tutur Mulikhah.
Salah satu pembeli, Anik, mengaku kaget dengan harga bawang merah yang mencapai Rp 65 ribu. Menurutnya, dengan harga itu, tadinya dia bisa membeli tiga kilogram, kini hanya bisa mendapatkan satu kilogram saja.
“Coba saya cek dulu di Kliwon (Pasar Kliwon). Harganya sama atau tidak,” ungkapnya.
Baca juga: Berbekal Pengalaman dan Doa Orang Tua, Priyo Sukses jadi Penebas Kencur
Dengan kenaikan harga ini, dia mengambil langkah untuk mengurangi jumlah bawang merah yang dibeli.
“Kalau sama sekali tidak beli, tidak mungkin. Masakan pasti tidak enak. Ya, semoga saja harganya segera pulih,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

