31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKUDUSKenormalan Baru, Pemkab...

Kenormalan Baru, Pemkab Kudus Siapkan Posko Terpadu di Pasar dan Swalayan

BETANEWS.ID, KUDUS – Kenormalan Baru pandemi Covid-19 akan mulai diterapkan pemerintah pusat mulai 1 Juni mendatang. Hal tersebut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga ikut bersiap-siap menghadapi pola hidup normal baru itu.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, pengelola pasar swalayan dan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus untuk membuat posko terpadu.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui selepas rapat di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (28/5/2020).

“Hari ini kita rapat dengan Forkopimda, ada Pak Dandim, Pak Kapolres, Ketua PN (Pengadilan Negeri). Kita undang juga pengelola pasar swalayan dan Dinas Perdagangan untuk mempersiapkan New Normal. Di antaranya membuat posko terpadu,” ungkapnya saat ditemui selepas rapat di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (28/5/2020).

- Ads Banner -

Hartopo menjelaskan, pembuatan posko terpadu akan dibuat di setiap pasar dan swalayan yang ada di Kudus. Posko terpadu tersebut akan dijaga anggota Polisi, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Untuk percontohan yakni Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Hypermart, Ramayana dan ADA Swalayan,” tuturnya.

Baca juga: Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

Menurut Hartopo, Posko Terpadu mulai dibangun mulai Kamis (28/5/2020) supaya dapat segera ditempati. Petugas yang ditempatkan di Posko Terpadu akan mengawasi penjual dan pembeli yang datang. Mereka akan memastikan protokol kesehatan Covid-19 benar-benar dijalankan.

“Seperti masuk ke swalayan memakai masker. Sampai di dalam ternyata dilepas. Nanti petugas akan bertindak. Misal di dalam (pasar) penuh, petugas akan menyetop dahulu,” tuturnya.

Selain pasar tradisional dan swalayan, Hartopo juga berencana akan mempersilakan pedagang di Balai Jagong untuk berjualan kembali. Namun, dirinya memberikan syarat agar pedagang kaki lima (PKL) mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Nanti tidak semua. Pedagang ada 300an orang. Paling nanti setengahnya, 150 PKL saja,” tuturnya.

Baca juga: Ganjar Pertimbangkan Pembukaan Sekolah Kembali, Siswa Akan Duduk Sendiri-Sendiri

Saat disinggung dengan sekolah yang masih libur, Hartopo akan mengikuti intruksi dari pemerintah pusat.

New Normal ini tidak Kudus saja. Melainkan seluruh Indonesia. Jadi untuk pendidikan kami masih tunggu dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Hartopo menambahkan, selama pelaksanaan kenormalan baru, pembatasan jam malam yang diatur dalam Intruksi Bupati nomor 130/01/2020 tetap berlaku. Pihaknya meminta masyarakat untuk mengikuti pembatasan jam malam hingga pukul 21.00 WIB.

“Masyarakat wajib mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler