31 C
Kudus
Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Ekonomi Lulusan STAIN Kudus...

Lulusan STAIN Kudus Ini Buat Sate Surimi, Buka Franchise di Beberapa Kota

SEPUTARKUDUS.COM, GONDOSARI – Di tepi Jalan PR Sukun, tepatnya di halaman Alfamart seberang lapangan tenis Sukun Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak gerobak lengkap dengan etalasenya. Di samping gerobak terlihat seorang pria mengenakan kaus oblong putih sedang menaruh beberapa sate di atas alat pemanggang. Pria tersebut yakni Nandar Hidayat (27), pemilik usaha Sate Surimi. Dia merintis usahanya dengan modal kepercayaan, hingga kini mampu meraup omzet Rp 35 juta sebulan.

Di sela ativitasnya, pria yang akrab disapa Nandar itu sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang usahanya. Dia mengungkapkan, mulai merintis usaha sejak masih duduk di bangku kuliah. Saat itu dirinya kuliah di STAIN Kudus melalui jalur beasiswa tidak mampu. Namun karena beasiswa tersebut hanya berlaku satu tahun, dia kemudian mencari beasiswa dari lembaga lain, dan berhasil mendapat beasiswa dari Djarum.

“Tapi beasiswa tersebut juga hanya berlaku satu tahun saja. Oleh sebab itu, setelah beasiswa berakhir dan untuk bisa membiayai kuliah aku memutuskan kerja di PT Indo Lautan Makmur Cabang Kudus yang memproduksi surimi ikan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Warga Gondosari, Gebog, Kudus itu menuturkan, tempat kerjanya tersebut memproduksi aneka olahan yang terbuat dari Ikan Swangi, tidak menggunakan bahan pengawet maupun pewarna buatan. Namun sayangnya, aneka olahan tersebut tidak laku dan kurang diminati di pasaran. Karena tidak laku tersebut dia berfikir mungkin ada yang salah dengan cara pemasarannya.

Saat itu dia mengaku curiga, kenapa olahan makanan seenak dan sebagus itu yang tidak mengandung kimia, kurang diminati. Hingga kemudian dia berinisiatif memasarkannya dengan cara yang berbeda, yakni dengan menjual aneka olahan produk Surimi dalam keadaan matang.

“Aku ingat tepat pada Natal tahun 2014 aku mulai menjual olahan produk Sarimi dalam keadaan matang di Taman Krida Kudus. Saat itu aku diperbolehkan membawa dulu aneka produk olahan Surimi untuk aku jual dalam keadaan matang. Begitu juga dengan perabotannya semua dipinjami perusahaan, dari freezer, meja dan lainnya,” jelasnya.

Pria lajang itu mengatakan, menjual aneka produk olahan Surimi dengan cara dibikin sate dan dibakar. Karena itu diberi nama Sate Surimi. Pertama berjualan lumayan laris karena dalam waktu satu jam bisa menjual 100 tusuk. Karena melihat antusias pembeli, muncul dibenaknya untuk menseriusi berjualan Sate Surimi dalam keadaan matang.

Saat itu Nandar pun mulai ikut berjualan di even-even yang diadakan pemerintah Kabupaten Kudus. Selain itu dia juga ikut buka stand di Car Free Day. Meski setiap berjualan selalu laris dia mengaku belum berani menyewa tempat untuk berjualan setiap hari. Hingga suatu ketika ada satu pelanggan yang memintanya untuk berjualan setiap hari, agar para penikmat Sate Surimi yang ingin membeli bisa langsung datang ke lokasi dan tidak menunggu sepekan sekali.

“Karena ada pelanggan yang memintanya aku pun nekat membuka tempat untuk berjualan Sate Surimi setiap hari dan alhamdulillah laris. Kini aku sudah punya sepuluh tempat penjualan yang tersebar di beberapa daerah, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Purwodadi, serta Semarang. Dari sepuluh tempat itu aku mampu meraup omzet Rp 35 juta sebulan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,296PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Untung Gede dari Budi Daya Ikan Koi, Sebulan Rozikan Bisa Jual 10 Ribu Bibit

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara gemericik air terdengar jelas dari ruang tengah rumah berkubah putih yang berada di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten...

Ingin Kawinkan Kucing tapi Tak Ada Pasangan, Bawa Saja Ke ATH Pet Shop

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pakan dan aneka aksesoris kucing dan kelinci tampak tersusun di dalam toko masuk Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten...

Berwisata di Kebun Bunga Celosia, Toko Bunga yang Instagramable di Bandungan

BETANEWS.ID, KABUPATEN SEMARANG – Di tepi jalan menuju destinasi wisata Candi Gedung Songo, terdapat hamparan kebun bunga yang sangat indah dipandang mata....

Pusat Grosir Jas Hujan Terbesar di Kudus, Toko Sudarno Mampu Jual Ribuan Setiap Hari

BETANEWS.ID, KUDUS - Di dalam sebuah bangunan di tepi Jalan Jandral Soedirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, tampak tumpukan jas hujan....

Ganjar Jualan Produk UMKM, Helmy Yahya Langsung Beli Gitar Seharga Rp 500 Ribu

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan bincang bisnis dengan tema “Intervensi Pemprov Jateng kepada UMKM di Era Pandemi dan...

Menu Anti Mainstream di Kedai Bakso Semar Mesem, Ada Bakso Pelakor hingga Janda Ngamuk

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua orang perempuan tampak sedang menikmati bakso di Kedai Bakso Semar Mesem yang berada di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae,...

Kedai Bakso Semar Mesem Tidak Khawatir Rugi, Meski Jor-joran Promo Makan Gratis

BETANEWS.ID, KUDUS - Di dalam sebuah kedai bakso yang beralamat di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus tampak dua perempuan sedang sibuk menyajikan...