31 C
Kudus
Rabu, Agustus 12, 2020
Beranda Ekonomi Lulusan STAIN Kudus...

Lulusan STAIN Kudus Ini Buat Sate Surimi, Buka Franchise di Beberapa Kota

SEPUTARKUDUS.COM, GONDOSARI – Di tepi Jalan PR Sukun, tepatnya di halaman Alfamart seberang lapangan tenis Sukun Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak gerobak lengkap dengan etalasenya. Di samping gerobak terlihat seorang pria mengenakan kaus oblong putih sedang menaruh beberapa sate di atas alat pemanggang. Pria tersebut yakni Nandar Hidayat (27), pemilik usaha Sate Surimi. Dia merintis usahanya dengan modal kepercayaan, hingga kini mampu meraup omzet Rp 35 juta sebulan.

Di sela ativitasnya, pria yang akrab disapa Nandar itu sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang usahanya. Dia mengungkapkan, mulai merintis usaha sejak masih duduk di bangku kuliah. Saat itu dirinya kuliah di STAIN Kudus melalui jalur beasiswa tidak mampu. Namun karena beasiswa tersebut hanya berlaku satu tahun, dia kemudian mencari beasiswa dari lembaga lain, dan berhasil mendapat beasiswa dari Djarum.

“Tapi beasiswa tersebut juga hanya berlaku satu tahun saja. Oleh sebab itu, setelah beasiswa berakhir dan untuk bisa membiayai kuliah aku memutuskan kerja di PT Indo Lautan Makmur Cabang Kudus yang memproduksi surimi ikan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Warga Gondosari, Gebog, Kudus itu menuturkan, tempat kerjanya tersebut memproduksi aneka olahan yang terbuat dari Ikan Swangi, tidak menggunakan bahan pengawet maupun pewarna buatan. Namun sayangnya, aneka olahan tersebut tidak laku dan kurang diminati di pasaran. Karena tidak laku tersebut dia berfikir mungkin ada yang salah dengan cara pemasarannya.

Saat itu dia mengaku curiga, kenapa olahan makanan seenak dan sebagus itu yang tidak mengandung kimia, kurang diminati. Hingga kemudian dia berinisiatif memasarkannya dengan cara yang berbeda, yakni dengan menjual aneka olahan produk Surimi dalam keadaan matang.

“Aku ingat tepat pada Natal tahun 2014 aku mulai menjual olahan produk Sarimi dalam keadaan matang di Taman Krida Kudus. Saat itu aku diperbolehkan membawa dulu aneka produk olahan Surimi untuk aku jual dalam keadaan matang. Begitu juga dengan perabotannya semua dipinjami perusahaan, dari freezer, meja dan lainnya,” jelasnya.

Pria lajang itu mengatakan, menjual aneka produk olahan Surimi dengan cara dibikin sate dan dibakar. Karena itu diberi nama Sate Surimi. Pertama berjualan lumayan laris karena dalam waktu satu jam bisa menjual 100 tusuk. Karena melihat antusias pembeli, muncul dibenaknya untuk menseriusi berjualan Sate Surimi dalam keadaan matang.

Saat itu Nandar pun mulai ikut berjualan di even-even yang diadakan pemerintah Kabupaten Kudus. Selain itu dia juga ikut buka stand di Car Free Day. Meski setiap berjualan selalu laris dia mengaku belum berani menyewa tempat untuk berjualan setiap hari. Hingga suatu ketika ada satu pelanggan yang memintanya untuk berjualan setiap hari, agar para penikmat Sate Surimi yang ingin membeli bisa langsung datang ke lokasi dan tidak menunggu sepekan sekali.

“Karena ada pelanggan yang memintanya aku pun nekat membuka tempat untuk berjualan Sate Surimi setiap hari dan alhamdulillah laris. Kini aku sudah punya sepuluh tempat penjualan yang tersebar di beberapa daerah, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Purwodadi, serta Semarang. Dari sepuluh tempat itu aku mampu meraup omzet Rp 35 juta sebulan,” ujarnya.

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,166FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,303PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

BPJS Ketenagakerjaan Kudus Targetkan 100 Ribu Pekerja Dapat Subsidi Rp 600 Ribu

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat duduk di kursi antrean yang berada di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, (10/8/2020). Menaiki lantai dua...

Rapi dan Bergaransi, Pisau Buatan Andi Laris di Pasaran

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu Siswandi (36) terlihat sibuk dengan mesin gerinda di belakang rumahnya. Dia terlihat sedang mengkilapkan puluhan besi pisau...

Asyiknya Bersepeda Bareng Cewek-Cewek di Ceciwi Gowes

BETANEWS.ID, KUDUS - Matahari mulai condong ke Barat ketika rombongan pesepeda yang keseluruhannya beranggotakan perempuan sampai di sekitar Taman Oasis Djarum. Mereka...

Lutunna Rental, Jasa Persewaan Peralatan Bayi di Kudus yang Bikin Ibu Lebih Hemat

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa peralatan bayi terlihat tertata rapi di sebuah ruang depan rumah bercat kuning gading di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae,...

Produksi Tempe Super, Jadi Solusi Ekonomi Mantan TKI di Kala Pandemi

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang pria terlihat sedang sibuk dengan rendaman kedelai di belakanga rumah yang berada RT 3 RW 2 Desa Karangmalang,...

Tes SKB CPNS Kudus Akan Segera Dilaksanakan, Catat Jadwalnya!

BETANEWS.ID, KUDUS – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)...

Ganjar Perintahkan Pendampingan Secara Intens Terhadap Santri di Pati yang Terinfeksi Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 26 santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkonfimasi positif...