BETANEWS.ID, KUDUS – 2.172 mahasiswa baru Universitas Muria Kudus (UMK) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Jumat (15/9/2023). Jumlah ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 2.400-2.500 mahasiswa baru.
Rektor UMK, Darsono, menjelaskan, kondisi ini dikarenakan terjadi tren penurunan angka partisipasi kuliah (APK). Hal itu tak hanya terjadi di UMK saja tapi juga di seluruh universitas di Jawa Tengah. Hal itu sesuai hasil konfirmatori oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti).

“Bahkan hasil pertemuan kami dengan Dikti dan Forum Rektor Indonesia mengatakan tren mahasiswa baru memang menurun. Bahkan di Kalimantan Barat itu tren penurunannya sampai 50 persen,” imbuhnya.
Baca juga: Skripsi Tidak Jadi Syarat Wajib Lulus, UMK Tunggu Juknis Pelaksanaan Kemendikbud
Di sisi lain, pada PKKMB 2023 ini, pihaknya ingin mengenalkan kepada maba soal kesadaran ekologis yangs esuai dengan tagline UMK yaitu Universitas Green Sustainability. Apalagi, UMK sudah tergabung dalam greenmatrix internasional yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia (UI). Salah satu kegiatannya adalah melepas 500 burung pada pembukaan PKKMB.
“Kesadaran ekologis dalam hal ini, bagaimana menyeimbangkan antara flora dan fauna. Sehingga ekosistem terjaga, ekologis kita bisa sustain,” ujar Darsono.
Baca juga: Keren! Mahasiswa UMK Ciptakan Abropez untuk Bantu Siswa Tunanetra Belajar Matematika
Selain itu, ungkap Darsono, tujuan dari pelepasan ratusan burung agar terbentuk vegetasi di sekitar kampus UMK. Dengan harapan ada percepatan proses perbiakan yang dibantu oleh ratusan ekor burung. Karena burung makan buah-buahan yang kemudian secara random bijinya ditebarkan oleh burung-burung tersebut.
“Sehingga, secara generatif akan ada tanaman-tanaman baru secara ilmiah yang akan meningkatkan jumlah populasi dan meningkatkan jumlah buah-buahan. Serta juga, meningkatkan jumlah burung. Supaya rantai pasok ekosistem dalam sistem ekologi itu semakin lengkap dan semakin hidup,” jelasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

