BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan depan Taman Wergu Kudus tampak padat kendaraan bermotor, Minggu (3/9/2023) pagi. Sebagian besar dari mereka tampak berhenti di kantong-kantong parkir yang tersedia di kawasan tersebut.
Usai memarkirkan kendaraan, mereka lantas masuk Taman Wergu yang sedang ada Festival Barongan dalam rangka Hari Jati ke-474 Kabupaten Kudus. Di area depan panggung, ratusan orang tampak sudah berjubel menanti pertunjukan barongan dimulai.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah, mengatakan, festival barongan tersebut diikuti 13 kelompok dari berbagai kecamatan di Kudus. Kegiatan semacam itu sengaja digelar untuk mengetahui potensi-potensi seni dan budaya yang ada di Kudus.
Baca juga: Kecintaan pada Barongan Menuntun Doni Jadi Pengrajin Barongan yang Andal di Kudus
“Barongan terbaik akan mendapat hadiah berupa uang pembinaan, sehingga nanti bisa untuk melengkapi sarana prasarana, seragam, dan latihan,” kata wanita yang akrab disapa Tika itu.
“Harapannya untuk adek atau anak kecil yang nonton bisa belajar dan bisa membentuk kelompok barongan. Tidak hanya di desa tapi juga di sekolah-sekolah. Semoga Kudus nantinya kesenian barongannya semakin maju, karena barongan Kudus mempunyai kekhasan tersendiri,” sambungnya.
Baca juga: Niat Produksi Barongan untuk Lestarikan Budaya Kudus, Subandi Malah Kewalahan Layani Pesanan
Mutrikah juga menyampaikan sambutan dari Bupati Kudus, Hartopo, yang tak bisa hadir dalam kesempatan itu. Secara tidak langsung, bupati sangat mengapresiasi berlangsungnya kegiatan itu.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, kegiatan festival barongan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama, dalam melestarikan kesenian budaya bangsa. Festival ini juga menjadi wadah kreativitas dan ungkapan seniman dari masyarakat Kudus terhadap kesenian barongan,” tutur Tika membacakan pesan bupati.
Editor: Ahmad Muhlisin

