BETANEWS.ID, KUDUS – PT Pura Barutama ikut berperan aktif dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Kudus. Selain memasok logistik dan air bersih bagi korban banjir, PT Pura juga akan membeli pompa turbo yang akan digunakan untuk menyedot air banjir.
Hal itu dikatakan oleh General Manager HR-GA Pura Group, Agung Subani. Agung begitu pria tersebut disapa menuturkan, bahwa sejak 2014 PT Pura sudah mempunyai pompa polder untuk menyedot banjir. Dua mesin pompa polder itu selalu dioperasikan ketika di Kecamatan Jati, Kudus terjadi banjir.
“Untuk banjir kali ini, pompa polder kami operasikan sejak Jumat (30/12/2022) hingga hari ini. Dua mesin kami operasikan selama 24 jam secara bergantian dan hingga saat ini bisa dilihat sendiri pompa dalam keadaan menyala,” ujar Agung kepada awak media, Kamis (5/1/2023).

Baca juga: PT Pura Akan Cukupi Kebutuhan Pangan Korban Banjir di Kudus
Agung mengungkapkan, dua pompa polder milik PT Pura itu berkapasitas masing-masing yang mampu menyedot air 5.000 kubik setiap menitnya. Diakuinya pompa tersebut tidak bisa jadi solusi banjir secara 100 persen.
“Namun paling tidak, dengan adanya pompa itu bisa mengurangi luapan banjir yang nanti arahnya ke Desa Jati Wetan maupun yang ke Desa Jati Kulon. Parameternya, untuk area yang ada di jalur jalan desa depan ipal, genangan airnya dari hari ke hari itu relatif berkurang,” bebernya.
Dia mengatakan, pompa polder milik PT Pura area pembuangannya berada di atas permukaan air sungai. Sehingga operasi pompa tak terpengaruh oleh debit air sungai yang tinggi.
“Meski debit air sungai tinggi, pompa polder milik PT Pura tetap bisa beroperasi menyedot banjir. Sebab area pipanya berada di atas permukaan sungai,”. Jelasnya.
Agung mengungkapkan, di tahun ini PT Pura akan membeli pompa polder dengan kapasitas yang lebih besar, dengan kapasitas 20 ribu kubik per menit. Dengan adanya mesin pompa baru itu, nanti PT Pura akan punya dua Polder pompa penyedot banjir.
Baca juga: Tikus Jadi Penyebab Penanganan Banjir di Kudus Tak Maksimal
Nantinya, pompa polder dengan kapasitas yang lebih besar dibangun taruh di gudang PT Pura samping SPBU Tanggulangin. Sementara polder pompa yang lama akan ditaruh di wilayah Desa Jati Kulon.
“Nilai investasi untuk mesin pompa baru itu kurang lebih Rp 1,2 miliar. Semoga saja dengan adanya pompa polder yang lebih besar, bisa makin membantu penanggulangan bencana banjir di Kudus,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

