BETANEWS.ID, KUDUS – PT Pura Barutama menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di berbagai kecamatan di Kudus. Bantuan itu berupa beras, telur, mi instan, dan makanan siap saji.
General Manager HR-GA Pura Group, Agung Subani mengatakan, PT Pura secara rutin memberikan bantuan logistik kepada korban banjir di beberapa wilayah Kabupaten Kudus yang terdampak banjir. Untuk hari ini, Rabu (4/1/2023), bantuan diberikan kepada korban banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan jati, Kudus.
“Sebelumnya, PT Pura juga memberikan bantuan logistik ke korban banjir lainnya di Kudus. Antara lain, di Desa Jati Kulon, Desa Tanjungkarang, dan korban banjir yang mengungsi di Aula Gedung DPRD Kudus,” ungkapnya.
Baca juga: MDMC dan Lazizmu Kudus Bagikan 2 Ribu Bungkus Nasi Tiap Hari Kepada Korban Banjir
Menurut Agung, bantuan yang diberikan setidaknya mampu mencukupi kebutuhan korban banjir untuk dua sampai tiga hari.
“Pemberian bantuan kami lakukan tiap dua hari sekali dan akan terus diberikan sampai banjir surut dan pengungsi pulang ke rumah masing-masing,” bebernya.
Hingga saat ini, kata Agung, PT Pura sudah memberikan bantuan sekitar lima kuintal beras, ratusan karton mi instan, dan telur yang jumlahnya disesuaikan dengan beras yang diberikan.
“Kami juga memberikan bantuan air bersih kepada korban banjir di Kudus, khususnya di Desa Jati Wetan dan sekitarnya,” imbuhnya.
Kepala Desa Jati Wetan Agus Susanto mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari PT Pura Barutama. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan pengungsi bisa tercukupi.
Baca juga: BPJS Kesehatan Kudus Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir
“Kebutuhan pengungsi di Balai Desa Jati Wetan itu banyak. Namun, untuk kebutuhan logistik insyallah aman dan tujuh hari ke depan,” ujar Agus
Jumlah pengungsi di Balai Desa Jati Wetan, ungkap Agus ada 270 jiwa. Demi kenyamanan dan kesehatan, pengungsian di balai desa tak menerima pengungsi lagi.
“Bukannya menolak. Tapi demi kenyamanan dan kesehatan, Balai Desa Jati Wetan tak lagi menerima pengungsi. Jika ada pengungsi lagi kita arahkan ke pengungsian di Gedung DPRD Kudus. Hari ini ada sekitar enam KK (Kepala Keluarga) yang kami arahkan ke sana,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

