BPJS Kesehatan Kudus Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – BPJS Kesehatan Kudus menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Selasa (3/1/2022). Bantuan itu berupa beras, telur, minyak goreng, gula, dan mi instan.

PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Titis Wiarti mengatakan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab, komitmen, dan kepedulian BPJS Kesehatan terhadap korban bencana banjir melalui program Organization Social Responsibility (OSR).

“Semoga bantuan ini dapat membantu mengurangi kesulitan yang sedang dihadapi dan menumbuhkan semangat warga, korban terdampak bencana banjir,” katanya.

-Advertisement-

Baca juga: Warga Tanjungkarang yang Bertahan di Rumah Mengeluh Belum Pernah Dapat Bantuan Banjir

Titis menjelaskan, bagi masyarakat korban bencana yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat menggunakan fasilitas kesehatan di sekitar lokasi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Desa Jati Wetan Agus Susanto mengatakan, banjir di wilayahnya sudah terjadi sejak Jumat (30/12/2022), tapi warga baru mengungsi ke balai desa sehari setelahnya. Warga yang mengungsi di Balai Desa jumlahnya mencapai 260 jiwa.

“Sebenarnya banyak warga kami yang terdampak banjir mau mengungsi di balai desa ini. Tetapi karena keterbatasan tempat penampungan, para korban banjir kami alihkan ke tempat pengungsian lain di aula DPRD Kudus,” kata Agus.

Agus mengatakan, untuk memastikan kesehatan para pengungsi, pihaknya menyiagakan tim medis dari Puskesmas Jati. Selain itu, Pemerintah Daerah sudah menyalurkan bantuan logistik di tempat pengungsian warga di Balai Desa Jati Wetan. Menurutnya, bantuan bagi warga terdampak banjir juga datang dari masyarakat dan instansi.

Baca juga: Hartopo Gandeng Berbagai Perusahaan untuk Bantu Korban Bencana di Kudus

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan BPJS Kesehatan Cabang Kudus. Insyaallah segera kami salurkan kepada yang berhak menerimanya. Semoga bermanfaat bagi warga kami terutama para korban bajir di Desa Jati Wetan,” jelasnya.

Ia berharap semoga bantuan tidak sampai berhenti di sini. Semoga masih ada bantuan dari para donatur, karena masa pemulihan para korban setelah bencana sangat panjang.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya di desa lain sekitar Jati Wetan banjir sudah surut, beberapa dusun di desa kami masih tergenang. Karena wilayah dusun tersebut lokasinya lebih rendah dibanding dusun-dusun lain di Desa Jati Wetan dan merupakan langganan banjir,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER