31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

10 Hewan di Solo Positif PMK, Vaksin Tak Kunjung Tiba

BETANEWS.ID, SOLO – 10 ternak di Kota Solo terkonfirmasi positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Untuk mengantisipasi meluasnya penyakit tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Solo melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa kandang, salah satunya adalah di Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DKPP Solo, Sudarmanto menjelaskan, ada 20 kandang ternak milik warga Jatirejo yang kali ini dilakukan penyemprotan desinfektan.

DKPP Solo menyemprotkan desinfektan di kandang ternak. Foto: Khalim Mahfur

“Di Jatirejo ada (ternak) yang positif PMK. kemarin juga sudah kita periksa, kita suntik terus hari ini kita tindak lanjuti dengan desinfektan, dan penyemprotan kandang,” kata Sudarmanto, Kamis (16/6/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Meski PMK Merebak, Stok Hewan Kurban di Jateng Surplus

“Yang kemarin itu kondisinya kurang bagus, sapinya kan ada yang meteng (hamil). Laporan dari warga nggak ada, cuma setelah kita investigasi baru tahu, lokasi mana yang ada baru kita kunjungi,” katanya.

Menurut Sudarmanto, salah satu kendala yang dialami adalah sapi dilepas berkeliaran oleh warga dan ternak tersebut baru pulang ke kandang sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dan kita tiap bulan itu ada pengobatan, dan kita itu ke sini (kandang ternak) itu paling ndak Maghrib, Isya itu baru ketemu sama sapi, yen (kalau) siang gini ketemune sama yang punya sapi, seng diobati padahal kan sapine (yang diobati kan sapinya).

Berbagai antisipasi ini terus dilakukan karena penularan virus PMK sangat cepat. Tidak hanya interaksi antar hewan, bahkan manusia juga bisa menjadi media penularan PMK kepada hewan ternak.

Baca juga: Terkendala Dana, Dispertan Kudus Anjurkan Peternak Gunakan Jamu Herbal untuk Cegah PMK

“Virusnya di badan kita itu bisa tahan dua sampai tiga hari, walaupun kita sudah mandi, tetep masih ada. Dan ini kan lokasi TPA kita nggak tahu buangannya dari mana. Makanya penyebarannya juga cepet,” paparnya.

Di samping itu, Sudarmanto mengungkapkan bahwa vaksin PMK belum sampai di Solo. Padahal, seperti diketahui, semakin banyak hewan ternak yang ternyata terkonfirmasi postif PMK menjelang Hari Raya Iduladha.

“Kemarin katanya hari ini dimulai vaksin, tapi ya nuwun sewu (maaf) sampai di sini pun belum ada,” tandasnya.

Editor: Ahamd Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER