BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membolehkan masyarakat menggelar salat idulfitri di berbagai tempat, seperti masjid, musala, bahkan di jalan dan lapangan. Kendati demikian, ada beberapa lapangan yang tidak boleh digunakan untuk menggelar salat id lantaran akan digunakan untuk pertandingan Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.
“Ada 5 lapangan yang kami larang, tapi kami ada alternatifnya. Pak camat-camat sudah memberikan alternatif ada list-nya. Ya tenang wae, pokoknya tenang wae,” kata Gibran, Senin (18/4/2022).
Adapun ke-lima lapangan yang dimaksud adalah Stadion Sriwedari, Lapangan Kotta Barat, Banyuanyar, Karangasem, dan Sriwaru.
Baca juga: Bubur Samin Masjid Darussalam Solo, Kuliner Khas Ramadan yang Selalu jadi Buruan Warga
Sementara itu, Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Solo, Hidayat Masykur menjelaskan, pihaknya sudah membuat data lokasi yang akan digunakan untuk menggelar salat Id nanti.
“InsyaAllah nanti di kota Surakarta ada 740 tempat ibadah, yakni masjid atau musala, ditambah 49 yang ada di luar masjid, artinya di jalan atau di lapangan,” papar Hidayat.
Lebih lanjut, Hidayat juga mengatakan, pihaknya masih menerima jika ada masyarakat yang akan mengusulkan lokasi Salat Id baru.
“Ya nanti akan ada pendaftaran, nanti akan di daftar di kami. Itu harus mencantumkan imam, khatib, ya nanti akan kita pantau beberapa hari sampai H-2 Lebaran,” ujarnya.
Kendati dilaksanakan di tempat terbuka, Hidayat juga tetap mengimbau kepada para jemaah agar melaksanakan salat Id dengan menjaga jarak. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan juga pihak Polresta Solo terkait aturan protokol kesehatan.
Baca juga: Booster Jadi Syarat Mudik, Gibran : ‘Segera Vaksin, Kita Tunggu’
“Yang penting kan jaga jarak, termasuk tidak lama lama nanti kan kita imbau untu tidak lama-lama berkhutbah,” imbaunya.
Selain itu, Hidayat juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah membuat data penceramah (khatib) dan imam di tiap-tiap lokasi salat Id.
“Kalau materinya, saat ini kami cuma mengimbau saja tentang perdamaian, kesejukan bersama dan juga kerukunan,” tandas dia.
Editor: Ahmad Muhlisin

