BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, Agus Ridwan terlihat sedang menyiram tanaman straberry di depan rumahnya. Dengan sabar ia juga memetik satu persatu batang strawberry yang sudah tidak produktif lagi.
Agus begitu ia akrab disapa, bersedia berbagi tips merawat tanaman strawberry yang berhasil berbuah yang dibudidayakan di dataran rendah tersebut. Pada umumnya, strawberry bisa tumbuh dan berkembang di dataran tinggi. Namun bagi Agus, tanaman itu bisa ia rawat hingga berbuah meski di dataran rendah.

Baca juga : Menarik, Warga Kudus Ini Sukses Budidaya Tanaman Strawberry di Dataran Rendah
“Pertama harus memilih bibit yang bagus, kemudian memilih media tanam (metan) yang bagus, dan yang terakhir perawatan harus maksimal,” beber Agus kepada betanews.id di rumahnya itu.
Warga Dukuh Winong RT 4 RW 6, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu, memberikan tips perawatan agar strawberry bisa tumbuh berkembang di dataran rendah. Menurutnya, setelah mendapatkan bibit yang bagus, harus disimpan ditempat yang teduh supaya bibit tersebut bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
“Setelah dua bulan atau tiga bulan, kemudian bisa ditaruh di luar ruangan karena tanaman tersebut sudah beradaptasi dengan baik,” tuturnya.
Ia pun menambahkan, perawatan yang dilakukan demi tanaman tersebut bisa berkembang dengan baik dan bisa berbuah harus dilakukan penyiraman secara rutin. Jika pada musim hujan bisa dilakukan dengan dua hari sekali, sedangkan untuk musim kemarau penyiraman tanaman bisa dilakukan dua kali dalam sehari.
Baca juga :Â Djakfar, Pensiunan Pegawai Bank yang Sukses Budidaya Buah Naga Secara Organik
“Untuk hasil yang maksimal, lakukanlah pemupukan tanaman setiap dua pekan sekali. Tak lupa juga selalu membersihkan tanaman dari ranting atau batang yang sudah tidak produktif lagi. Pada intinya melakukan perampingan pada tanaman strawberry,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

