BETANEWS.ID, SOLO – Sebanyak 1.000 lampion mulai dipasang di tiga titik Kota Solo untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Pemasangan lampu untuk memperindah kota ini sebelumnya sudah vakum selama dua tahun.
Ketua Panitia Bersama Imlek 2573, Sumartono Hadinoto menjelaskan, pemasangan lampion tersebut, jika tidak ada kendala akan dilaksanakan mulai malam ini, Jumat (21/1/2022).
“Lokasinya di balai kota, Jembatan Pasar Gede, di atas tugu jam Pasar Gede, beberapa di jembatan baru Ketandan yang tembus jalan Mayor Kusmanto (arah Telkom). Untuk jumlahnya sekitar 1000 lampion ditambah 1 lampion shio harimau, satu lampion shio dewa uang, dan satu shio harimau yang lama kita juga pasang di jembatan Ketandan,” papar Sumartono.
Baca juga: Perayaan Imlek di Solo, Gibran Izinkan Pemasangan Lampion dan Kirab Liong
Lampion berbentuk shio harimau tersebut berukuran sepanjang lima meter dan akan dipasang pada 25 Januari mendatang. Sedangkan untuk lampion dewa uang berbentuk ikan koi, setiap memperingati tahun baru pasti ada harapan agar sepanjang tahun ini selalu diberikan rejeki. Agar tidak mengganggu jalan, pemasangan lambang shio dewa uang diletakkan di depan titik nol Balai kota Solo.
“Imlek adalah lambang kebhinekaan Kota Solo. Tahun ini shionya harimau, shio itu seperti zodiak atau wuku. Dari 12 shio tersebut shio yang paling besar adalah naga dan harimau. Semoga wibawa shio harimau ini bisa membantu agar pandemi segera berlalu,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, lampion tersebut akan dipasang namun secara terbatas. Hal tersebut menurutnya agar tidak terjadi kerumunan bagi masyarakat saat berfoto di lokasi lampion tersebut.
“Lha ini kan Imleknya sudah hilang dua tahun, ini kita adakan lagi dengan lebih sederhana. Tahun depan mudah-mudahan lebih meriah lagi.
Gibran menjelaskan, selama perayaan Tahun Baru Imlek, petugas dan satgas covid akan terus melakukan pengawasan.
“Nggak ada event yang ramai-ramai, yang penting gregetnya imlek kelihatan tahun ini,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

