BETANEWS.ID, KUDUS – Debby Anugrahini (45) tampak sedang mengiris bawang di dapur rumahnya yang berada di Desa Barongan, Kecamatan Kudus, Kabuapten Kudus. Setelah bawang merah teriris semua, ia pun menambahkan garam dan diaduk-aduk. Ia kemudian mengangkat irisan bawang itu untuk dibawa ke tempat penggorengan.
Sembari mengoreng bawang merah, Debby bersedia menjelaskan usaha sambal bawang teri yang dirintisnya 2019 lalu itu.

Dia menceritakan, usaha itu berawal dari dirinya yang suka dengan bawang goreng dan ikan teri. Dari situ, ia pun mempunyai ide untuk mencampurkan keduanya dan menjadikan produk olahan sambal bawang teri.
Baca juga: Bandar Seafood, Surganya Pecinta Seafood dengan Aneka Pilihan Saus
“Karena saya suka bawang goreng, akhirnya saya punya ide untuk membuat olahan bawang goreng yang dicampur dengan bumbu dan ikan teri,” jelasnya Sabtu (06/11/21).
Untuk membuat sambal bawang teri itu, dirinya menggunakan bawang goreng, bawang putih bubuk, cabai bubuk, garam, gula, terasi, ikan teri, dan ebi.
“Jadi jika bawang goreng biasanya tidak ada rasanya, kalau sambal bawang teri ini mempunyai perpaduan antara bawang goreng dengan rasa asin pedas. Dan untuk cabai bubuknya pun saya olah sendiri dari cabai segar terus saya keringkan,” ucapnya.
Debby mengaku, saat pertama kali membuat olahan ini, ia tidak mengalami kesulitan sama sekali, karena cara dan bahannya sangat mudah.
“Untuk pertama kali mencoba, alhamdulillah tidak ada kesulitan sama sekali,” ujarnya.
Baca juga: Pempek Palembang di Woowi Kopi Ini Harganya Mulai Rp 5 Ribu, Rasanya Worth It Banget
Kemudian untuk kemasannya, lanjut Deby, ia menyediakan 3 jenis kemasan, mulai dari 50 gram, 150 gram, dan 220 gram.
“Jadi pilihanya ada 3, yaitu original, sambal bawang teri, dan sambal bawang ebi. Untuk harganya juga cukup terjangkau, yaitu mulai Rp 15 ribu hingga Rp 35 ribu saja,”ujarnya.
Kemudian karena rasanya yang unik, sambal bawang teri buatan Debby pun banyak digemari. Bahkan tiap bulannya, ia bisa menjual hingga ratusan bungkus.
“Karena bawang goreng dengan campuran bumbu dan ikan teri ini baru, jadi peminatya cukup banyak. Penjualannya pun hingga berbagai daerah, seperti Bandung, Jakarta, Pati, dan Jepara,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

