BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita tengah menata Pempek Palembang di piring warna putih. Setelah itu, ia mengambil cuko dan timun yang sudah ditaruh dalam mangkuk kecil. Setelah siap disantap, ia menaruhnya dalam nampan bersama kopi dan kemudian diantarkan ke pembeli.
Perpaduan antara pempek dan kopi itu memang jadi pemandangan unik di Woowi Kopi yang berada di Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu. Menurut pemilik Kafe, Robby Adiarta (35), ide menggabungkan dua menu itu terinspirasi dari rekan bisnisnya yang berasal dari Palembang.

“Kafe ini saya kelola dengan teman saya orang Palembang. Teman saya itu ingin memadukan kopi dan pempek, karena di Kudus pempek juga masih sedikit,” jelasnya, Kamis (28/10/21).
Baca juga: Menu-Menu Terjangkau di Wowi Kopi yang Cocok Banget untuk Warga Kudus
Lalu mengenai Pempek Woowi, Robby menjelaskan, pempeknya mempunyai rasa yang enak, karena menggunakan bahan-bahan berkualitas yang berasal dari Palembang.
“Kami mengemas pempek dengan rasa yang premium, mulai dari bahan-bahan seperti ikan, bumbu, tepung, kuah cuko, ambil dari Palembang langsung,” tambahnya.
Kemudian untuk macam-macam pempeknya pun sangat beragam, antaranya pempek lenjer, pempek adaan, pempek kulit, pempek keriting, pempek telur kecil, pempek kapal selam, dan pempek lenggang. Adapun yang kuah ada tekwan, burgo, laksa, dan mie celor.
Baca juga: Terkenal Enak, Pempek Palembang Umi Ini Bisa Jual Hingga 150 Porsi Sehari
“Untuk harga pempeknya, dibanderol mulai Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu,” beber Robby di kafe yang buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 23.00 WIB itu.
Selain menyediakan menunya yang bisa dibeli di kafe, menu Pempek Woowi juga tersedia di aplikasi Grab, Gojek, dan Shopee Food.
“Alhamdulillah setelah satu bulan buka, antusiasnya sangat baik,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

