BETANEWS.ID, SOLO – Pemerintah Pusat memutuskan Kota Solo masih masuk dalam Level 4 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 mendatang.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, dengan status itu, pihaknya belum akan memberi kelonggaran pada sektor-sektor yang terkena aturan PPKM Level 4.
“Belum ada kelonggaran. Kita ini masih di level 4. Pokoknya kita masih ngikuti Inmen (intruksi menteri). Nggak ada yang kita ubah. Aturannya di Inmen itu seperti mal belum boleh buka,” ujar Gibran, Selasa (2/8/2021).
Baca juga: Gibran Potong Tunjangan ASN untuk Tangani Covid-19
Tak hanya itu, status Solo ini juga membuat berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan kembali ditunda. salah satu yang mungkin akan ramai pada bulan ini adalah lomba 17 Agustus maupun acara lainnya.
“Kalau keadaannya seperti ini lomba-lomba, tirakatan, ya kita tunda dulu. Ini memang grafiknya sudah mulai landai. Tapi belum baik-baik saja. Kita masih harus menahan diri lagi,” terangnya.
Di sisi lain, Gibran akan melihat perkembangan dampak Covid-19 selama sepekan ke depan. Jika Solo dapat turun ke level 3, maka beberapa relaksasi akan dilakukan.
Baca juga: Kasihan Pada Pedagang, Gibran Bolehkan 14 Pasar Non-Esensial Buka Kembali
“Nanti kita lihat seminggu ke depan seperti apa. Kalau saya lihat seminggu ke depan udah turun ke level 3, kita longgarkan,” kata dia.
Gibran juga mengatakan bahwa saat ini grafik kasus Covid-19 di Solo terus menurun. Dilihatnya bahwa angka kesembuhan Covid-19 di Solo tinggi serta vaksinasi sudah hampir menginjak angka 69 hingga 70 persen.
“Testing kita juga paling tinggi, sehari 1.200 antigen sama PCR digabung. Tracing kita maksimalkan kita pastikan yang sehat bener bener sehat,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

