31 C
Kudus
Rabu, September 22, 2021
spot_img
BerandaEkonomiKasihan Pada Pedagang,...

Kasihan Pada Pedagang, Gibran Bolehkan 14 Pasar Non-Esensial Buka Kembali

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membolehkan 14 pasar non-esensial buka kembali pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mulai, Selasa (27/7/2021). Dirinya merasa kasihan dengan para pedagang di pasar non-esensial yang terdampak dan harus menutup sementara usaha mereka selama masa PPKM.

“Semoga bisa berputar lagi roda ekonominya. Saya lihat belum semua pedagang buka, mungkin ada yang belum tahu. Tapi ini ya kita usahakan lah biar segera ramai lagi, tapi tentunya dengan prokes yang ketat,” ucapnya.

Pedagang Pasar Klitikan Notoharjo mulai berjualan kembali. Foto: Khalim Mahfur.

Namun, lanjut Gibran, dengan adanya kelonggaran itu, para pedagang juga harus mematuhi aturan, yakni harus tutup pada pukul 15.00 WIB dan maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas. Selain itu, pihaknya juga menggiatkan ronda masker untuk memastikan tetap menjaga protokol kesehatan.

- Ads Banner -

Baca juga: Dipaksa Hanya Jualan Online, Kini Tinggal Belasan Tenant di Solo Grand Mall yang Bertahan

“Ya kemarin saya lihat muter-muter kaya di Singosaren, PGS, Beteng, Pasar Klewer, tapi belum semua pedagang buka. Yang penting ekonomi jalan, tapi kesehatan juga tetep harus jalan. Soalnya kita masih di PPKM level 4,” tandasnya, yang hari itu juga meninjau Pasar Klitikan Notoharjo dan Pasar Depok.

Lurah Pasar Klitikan Notoharjo, Triyanto mengungkapkan, di pasar tersebut terdapat 1.018 ruko, 247 shelter, serta kurang lebih 300 pedagang pelataran. Para pedagang tersebut terdiri dari beberapa jenis usaha, di antaranya pedagang elektronik, onderdil, barang antik, serta kuliner.

Baca juga: Jika Temukan Bansos Tunai Tidak Tepat Sasaran, Gibran Minta Warga Lapor Padanya

“Pembatasan jumlah pengunjung, kita koordinasi dengan satpam dengan staf bahwa untuk pembatasan pemberlakuan 50 persen, juga penutupan jam 3 sore. Alhamdulillah untuk pasar Notoharjo dengan SE Walikota itu sudah dilaksanakan,” ujar Triyanto.

Triyanto juga menambahkan jika hingga saat ini baru 20 persen penjual yang buka. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan beberapa pedagang belum mengetahui jika pasar non-esensial sudah mulai boleh beroperasi.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler