BETANEWS.ID, SOLO – Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Solo secara bertahap menyasar pelaku restoran untuk divaksinasi. Ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan perekonomian Kota Solo. Proses vaksinasi dilakukan di Rumah Sakit Dr Oen, Kamis (20/5/2021).
Direktur Utama RS Dr Oen, William Tanoyo menjelaskan, vaksinasi tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui dua gelombang yang sudah diatur oleh pemerintah. Data dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Solo, penerima vaksin berjumlah kurang lebih 270 orang yang berasal dari Vien’s Selat Solo, Seblak Endi, Arjes Kithen, dan McDonald’s.
“Kebetulan dari kami ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan. Program vaksinasi ini diselenggarakan pemerintah khusunya pelaku usaha seperti restoran,” ujar William.
Baca juga: Soal Klaster Kelurahan Sumber, Gibran: ‘Mohon Maaf Atas Lonjakan Kasus Covid-19 Ini’
Peserta Vaksin sekaligus Pemilik Restaurant Vien’s Selat Solo, Serra Argo Rianda mengaku senang dan mendukung program vaksin pemerintah. Ia mengatakan, sekitar 85 persen karyawannya sudah melakukan vaksinasi.
“Sudah 85 persen karyawan dari kami telah divaksin, ada yang sebelumnya sudah ikut vaksinasi lansia. Ada 10 persen masuk ke yang lansia,” ungkapnya.
Serra menambahkan, ia dan seluruh karyawannya mengikuti vaksinasi dari Dinas Pariwisata. Menurutnya ini adalah bentuk dukungannya beserta karyawannya kepada pemerintah.
“Justru ini yang kami tunggu bagi pelaku usaha setelah vaksinasi untuk tenaga medis dan pelayan publik serta lansia,” ucapnya.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Brebes Paling Rendah di Jateng
Ia yang notabenenya juga sebagai pelaku ekonomi berikhtiar untuk menekan penyebaran virus dengan mengikuti program ini. Hal tersebut ia lakukan agar semua konsumen dan karyawannya merasa aman dan terlindungi.
“Ya untuk pulihkan ekonomi, kita semuanya sudah sadar dan terima kasih kepada Pak Wali. Biar aman, terlindungi dan pelanggan atau pembeli tidak takut,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

