BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal adanya klaster Covid-19 di Kelurahan Sumber yang menjangkiti 25 orang. Selain memberlakukan lock down di lingkungan RT setempat, warga yangterpapar juga sudah dikarantina di Asrama Haji Donohudan dan tidak diperbolehkan karantina di rumah.
Tak hanya itu, ia juga mempercepat proses vaksinasi. Adapun vaksinasi untuk kali ini dikhususkan untuk para lansia, dikarenakan sangat rentan terpapar virus. Gibran mengatkan akan mempermudah proses vaksinasi dan menyiapkan 17 rumah sakit yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi Covid-19.
“Tidak perlu daftar, tidak perlu apa apa, tinggal bawa KTP, yang usianya di atas 60 tahun bisa langsung vaksin di situ,” paparnya, Selasa (18/5/2021).
Baca juga: Ribuan Liter Miras Dimusnahkan, Gibran : ‘Saya Yakin Ini Masih Sebagian Kecil Saja’
Selain rumah sakit, Gibran juga akan menyediakan pelayanan vaksinasi di setiap kelurahan di Kota Solo. Ia juga menambahkan bahwa lansia yang tidak bisa hadir ataupun tidak ada yang mengantar ke rumah sakit akan dijemput oleh mobil ambulans.
Gibran optimis bahwa vaksinasi ini akan berjalan lancar. Lansia yang sudah divaksinasi di kota Solo sendiri kurang lebih sekitar 39 ribu orang, namun Gibran mengatakan bahwa akan mentargetkan kurang lebih 10 ribu peserta lagi agar merasa aman.
“Ada yang takut, mungkin edukasinya kurang, ini tugas kita untuk mendorong lagi agar lansia mau ke rumah sakit atau di setiap tempat vaksinasi untuk menjalani vaksinasi,” terangnya.
“Itu lansia lansia yang umur 70-80 saya tungguin, nggak papa kok tenang aja saya yakin semuanya sehat, dan kalau divaksin tambah sehat, tenang saja,” tegasnya.
Baca juga: Dukung UMKM Solo Ekspor ke Mancanegara, Ini yang Dilakukan Gibran Bersama Shopee
Gibran tak lupa menegaskan bahwa warga harus tetap waspada terhadap klaster keluarga. Mengingat adanya lonjakan angka Covid-19 yang terjadi saat Lebaran kemarin. Selain itu juga ada banyaknya keluarga yang liburan saat mudik ke kampung halaman.
“Yang perlu kita perhatikan adalah klaster keluarga, di solo kan zona hijaunya banyak sekali. Kita pastikan zona hijau itu bener-bener hijau. Kita dorong Dinas Kesehatan untuk testing lagi, testingnya diperbanyak,” ujarnya.
Banyaknya tempat ramai yang terjadi saat lebaran membuat Pemkot Solo harus tetap waspada dan terus melakukan testing rapid antigen. Gibran ingin agar semua tempat di Solo benar-benar masuk zona hijau.
“Alhamdulillah, hasilnya negatif semua yang kita random testing,” kata dia.
Tak lupa, ia juga memohon maaf atas lonjakan kasus covid-19 di kelurahan Sumber kemarin. Ia berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.
“Saya mohon kepada warga ditahan untuk halal bihalal, silaturahminya. Kita belajar dari sumber,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

