BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu area parkir sebuah bangunan di tepi timur Jalan Sunan Muria, Desa Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus terlihat penuh dengan sepeda motor. Di bagian depan bangunan tersebut tampak belasan orang yang sedang antre untuk pesan menu. Sedangkan di dalam tampak pengunjung memenuhi tempat duduk yang disediakan. Tempat tersebut yakni Restoran Se’i Sapi Kana Kudus.
Tim opening Se’i Sapi Kana yakni Harun Rasyid (27) menuturkan, Restoran Se’i Sapi Kana Kudus merupakan cabang ke-10 di Jawa Tengah dan ke-70 an seluruh Nusantara. Menurutnya, meski menyajikan menu makanan khas Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Se’i, namun Restoran Se’i Sapi Kana itu pusatnya di Yogyakarta.

Baca juga : Lentog Tanjung Pak Warsito, Santapan Pembuka Hari yang Bisa Jual 400 Porsi Sehari
“Restoran Se’i Sapi Kana Kudus baru buka hari ini. Sama dengan kota lain, Restoran Se’i Sapi Kana mengandalkan menu utama yakni Se’i,” ujar pria yang akrab disapa Harun kepada betanews.id, Sabtu (17/10/2020).
Pria yang berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara itu mengatakan, se’i merupakan makanan khas Kupang, NTT. Berupa daging diiris tipis – tipis dibumbui, dimasak dengan asap batok kelapa yang dibakar. Untuk proses pengasapan biasanya sampai enam hingga delapan jam. Sehingga rasa daging yang dibumbui dan aromanya sangat terasa.
Di daerah asalnya Kupang, se’i dulunya itu menggunakan daging babi. Namun dengan perkembangan waktu, agar bisa dinikmati masyarakat luas, sekarang se’i menggunakan daging sapi, serta ayam. Di Restoran Se’i Sapi Kana, Se’i menggunakan daging ayam, daging sapi dan daging lidah sapi yang diasapi.
“Tiga jenis daging asap itu disajikan dengan lima sambal pilihan yakni, sambal lombok ijo, sambal rica – rica, sambal matah, sambal lada hitam dan sambal khas NTT yakni sambal Lut’ at. Serta ada kuah kaldunya,” beber pria lajang tersebut.
Untuk harga, lanjutnya, dibanderol bervariasi. Untuk se’i daging ayam harganya Rp 15 ribu seporsi untuk reguler dan Rp 25 ribu untuk ukuran jumbo. Se’i daging sapi dijual dengan harga Rp 20 ribu seporsi untuk reguler, yang ukuran jumbo harganya Rp 35 ribu per porsi. Sedangkan seporsi se’i lidah reguler harganya Rp 30 ribu dan Rp 55 ribu untuk ukuran jumbo.
Lebih lanjut, tuturnya, selain menu yang disebutnya ia juga menyediakan special long board atau tiga rasa dalam satu porsi. Porsi ekstra besar, sebab cukup untuk empat sampai enam orang. Biasanya yang pesan porsi ini mereka yang datang bersama keluarga, teman, rekan atau pun para kolega.
“Untuk menu yang ada hampir semua diminati. Namun selama ini yang paling laris itu se’i daging sapi. Serta sambal matah dan sambal khas Kupang yakni sambal lut’ ah,” jelasnya.
Baca juga : Bikin Penasaran, Sate Lele Satu-Satunya di Kudus yang Enak Ini Laris Manis
Satu di antara pembeli yakni Zahra menuturkan, datang ke Se’i Sapi kana karena penasaran dan ingin mencicipi rasa olahan daging asap. Zahra yang datang bersama temannya itu mengaku memesan se’i daging sapi dua porsi dengan sambal matah, dan sambal lut’ ah. Menurutnya, rasa se’i sapi sangat enak. Dagingnya empuk, sambalnya itu khas banget dan pas di lidah.
“Selain itu kaldunya juga enak dan sedap. Pokoknya rasanya enak dan serasa jadi iron man. Saya juga beli tiga porsi lagi untuk keluarga di rumah,” celetuk Zahra sambil tersenyum.
Editor : Kholistiono

