31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Bikin Penasaran, Sate Lele Satu-Satunya di Kudus yang Enak Ini Laris Manis

Yang Takut Makan Lele Jadi Ketagihan Sate Lele Buatan Vany

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita terlihat sedang mengiris cabai dan bawang merah di sebuah warung Jalan Pendowo Kudus, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (6/10/2020). Setelah semuanya terpotong, ia kemudian menaruhnya di dalam wadah dan dicampur dengan kecap. Di sisi lain, seorang pria tampak memanggang lele pesanan pembeli yang sudah duduk menunggu. Ia adalah Vany Trisjulianto Abi Saputro (21), pemilik warung sate lele pertama di Kudus.

Ditemui di sela-sela aktivitasnya, pria yang dikaruniai seorang anak itu bersedia berbagi cerita tentang usahanya. Dia mengungkapkan, sejak dibuka 30 Agustus 2020 lalu, usahanya itu ternyata banyak diminati masyarakat. Kebanyakan pembeli merasa penasaran rasa sate lele dan ingin segera mencicipi makanan tersebut.

Vany mengantarkan sate lele pesanan pembeli di warung sate lele miliknya. Foto: Kaerul Umam.

“Awal mula dapat ide usaha ini, dulunya saya diajak teman memancing di area pemancingan lele. Setelah itu, teman saya meminta membakar ikan lele tersebut untuk dibuat sate dari hasil pancingan dan ternyata rasanya enak. Terus saya menanyakan kepada orang tua tentang rasa sate tersebut, dan mereka juga bilang enak. Saat itulah saya terlintas untuk membuka usaha ini,” beber pria yang akrab disapa Vany tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Nikmatnya Sop Durian Medan yang Laku Hingga 100 Porsi Sehari

Di warung yang buka mulai pukul 12.00 WIB hingga 20.00 WIB itu, Vany menggunakan lele berukuran minimal 2 kilogram. Setelah itu, lelenya dipotong kecil-kecil untuk dijadikan sate. Harganya, satu porsi sate lele dipatok Rp 13 ribu.

“Alhamdulillah, sampai sekarang warung saya berkembang. Pas sepi, dalam waktu sehari bisa menjual 50 tusuk dan pas rame bisa menjual 200 tusuk dalam waktu sehari,” ungkap warga Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.

Pelanggan yang datang membeli sate tersebut kebanyakan dari warga sekitar, tapi pernah ada pembeli yang paling jauh itu dari Surabaya. Selain itu, warungnya juga sudah jadi langganan sopir truk yang melintas di jalan depan warungnya.

“Semoga usaha saya sama istri ini bisa lebih berkembang lagi,” katanya di warung yang libur setiap Jumat itu.

Baca juga: Pernah Coba Mendoan Isi Daging? Mendoan Cocol Ini Lagi Laris Banget, Lho

Salah seorang pembeli, Andri Saputra (22) mengatakan, sudah sering membeli sate lele sejak awal buka warung. Menurutnya, rasa sate lele di sini enak dan dagingnya tersebut sudah terpisah dari durinya.

“Awalnya nggak suka lele. Kalau makan lele itu takut. E, setelah nyoba sate lele di sini malah jadi suka banget. Enak banget rasanya,” tutup warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER