BETANEWS.ID, KUDUS – Tangan Tsaqiva Kinasih Gusti (17) terlihat begitu terampil memainkan gitar yang dipegangnya. Nada-nada yang dihasilkan dari petikan tangan mungilnya itu kemudian ia selingi dengan suaranya. Kadang suaranya lirih, kadang juga lantang mengikuti alunan musik yang dimainkannya.
Kecintaannya pada musik membuat gadis asal Desa Purworejo RT 02 RW 02, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu sudah punya puluhan karya. Termasuk lagu Mystery yang baru dirilisnya beberapa hari lalu.

Ditemui di kediamannya, Tsaqiva berbagi cerita kepada betanews.id tentang pengalamannya berkecimpung di dunia musik. Dia belajar musik sejak duduk di bangku sekolah kelas 2 SD. Sebelum mengenal alat musik, ia terlebih dahulu belajar vokal. Tak puas dengan itu, dirinya juga menambah dengan ikut les piano. Meski tidak lama, tetapi Tsaqiva merasa mendapat hal penting tentang pelajaran dasar bermasin musik.
“Mulai minat belajar musik saat kelas 2 SD, lebih ke bernyanyi sih. Pernah ikut les piano juga, tapi nggak lama, sekitar dua hingga tiga bulan. Karena masih anak-anak ya, jadi nggak betah ikut les saat itu. Meski sebentar tapi mendapat pelajaran penting tentang besik bermain musik,” katanya.
Baca juga: Omah Dongeng Marwah, Sekolah Alternatif yang Punya Banyak Lulusan Hebat
Hingga sekarang, Tsaqiva belajar musik secara otodidak. Dirinya mengaku, meski sudah menciptakan puluhan lagu, tetapi belum bisa membaca not balok. Sehingga kadang terbesit rasa sesal, kenapa dulu tidak melanjutkan les musiknya.
“Kadang juga ada rasa menyesal, kenapa dulu nggak aku lanjutin lesnya. Jadi sekarang saya belum bisa baca not balok,” ungkapnya sambil tersenyum.
Selama kurang lebih 10 tahun bermusik, Tsaqiva saat ini sudah menciptakan sekitar 80 lagu. Dari 80 lagunya, baru 10 lagu yang sudah masuk ke dapur rekaman.
Menurutnya, pengaruh dalam bermusik itu datang dari keluarga ibunya yang suka bermusik. Namun, bapaknya juga orang yang gemar belajar, sehingga dia masih teringat cara bapaknya bersenandung saat membangunkan tidur.
“Kalau bernyanyi memang ikut orang tua, terutama keluarga dari ibu. Tetapi bapak juga orang yang gemar belajar. Jadi dulu kalau bangunin aku sama kakak gitu sambil bersenandung lagunya sendiri,” terangnya sambil mencontohkan lagu yang biasa dinyanyikan bapaknya untuk membangunkan tidur.
Baca juga: Cover Lagu Menjamur di Youtube, AFE Production Ramai Job Aransemen Musik
Perempuan yang pernah menjadi sutradara film berjudul Mata Jiwa itu juga membeberkan, dirinya pernah membuat lagu di Tahun 2016 dan baru selesai pada Tahun 2019. Karena saat membuat lagu juga butuh waktu.
“Semua orang kalau mau belajar pasti bisa, kok. Aku banyak belajar dari bapak, yang semangat belajar dan pura-pura bisa. Rencana terdekat ingin mengembangkan skill menulis. Harapanku semoga bisa menginspirasi pemuda untuk terus berkarya dan semakin cinta bahasa Indonesia,” pungkas Tsaqiva.
Editor: Ahmad Muhlisin

