BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Mardi Rahayu memberikan penghargaan kepada relawan Tim Cekatil Link di Ruang Lobi Utama Gedung Anugerah RS Mardi Rahayu, Jumat (28/8/2020).
Relawan yang dibentuk dari Forum Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus tersebut selama ini sudah berjasa membantu pemulasaran jenazah pasien Covid-19.
Direktur Utama RS Mardi Rahayu, dr Pujianto menuturkan, saat ini Tim Cekatil Link sudah membantu pasien RS Mardi Rahayu yang meninggal sejumlah 77 orang. Menurutnya, Tim Cekatil Link tidak hanya melakukan pemulasaran jenazah saja, melainkan juga melakukan proses pemakaman jenazah.
Baca juga : RS Mardi Rahayu Buka Layanan Rapid Diagnostic Test Covid-19, Bisa Drive Thru
“Penghargaan ini sebagai dukungan RS Mardi Rahayu untuk aktivitas relawan pemakaman pasien Covid-19,” tuturnya.
Pujianto menjelaskan, apresiasi dan penghargaan juga diberikan atas jasanya yang selalu mengkomunikasikan hal teknis tentang kesiapan jenazah dan makam. Selain itu, juga memberikan edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih atas jasa relawan selama ini,” terangnya.
Mengenai keberadaannya, lanjut Pujianto, Tim Cekatil Link sangat membantu RS Mardi Rahayu dalam menuntaskan pelayanan purna untuk pasien terkait Covid-19.
Tercatat sejak tanggal 15 Juni 2020 hingga 28 Agustus 2020, Tim Cekatil Link sudah membantu pemakaman 77 orang pasien yang terkonfirmasi Covid-19.
“Semoga Tim Cekatil Link selalu diberikan kesehatan dan selalu membantu dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus,” jelasnya.
Selain itu, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemakaman Covid-19, RS Mardi Rahayu telah mengadakan webinar dengan topik ‘Mengapa Harus Pemakaman Protokol Covid-19’ pada Sabtu (29/8/2020).
Baca juga : Amankah Pakai Masker saat Bersepeda? Ini Penjelasan Ahli Paru RS Mardi Rahayu
Pujianto menuturkan, kegiatan webinar melalui aplikasi Zoom tersebut memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pelaksanaan protokol kesehatan dalam pemulasaran dan pemakaman pasien Covid-19.
Sehingga, saat ada aktivitas pemakaman dengan protokol Covid-19 masyarakat bisa memahami dan mendukung petugas.
“Mari bersama-sama saling memahami dan mendukung para relawan yang sedang bertugas,” tuturnya.
Editor : Kholistiono

