31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Demo Besar di Pati, Polres Kudus Dirikan Posko Penyekatan Perbatasan

BETANEWS.ID, KUDUS – Warga Kabupaten Pati menggelar demonstrasi besar-besaran pada hari ini, Rabu (13/8/2025). Mencegah adanya massa dari daerah lain agar tak ikut demo di Bumi Mina Tani, Polres Kudus mendirikan Posko Penyekatan di perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus.

Wakapolres Kudus, Komisaris Polisi (Kompol) Rendi Johan Prasetyo mengatakan, pendirian posko tersebut menindaklanjuti instruksi dari Kapolda Jawa Tengah guna memantau aktifitas masyarakat di perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Posko didirikan pada hari ini sejak pukul 6:00 WIB.

Baca Juga: Tinjau TMMD Reguler di Kudus, Mabes TNI Pesan Infrastruktur yang Sudah Dibangun Dirawat dengan Baik

-Advertisement-

“Posko ini untuk memantau aktifitas masyarakat, baik yang dari Kudus ke Pati maupun sebaliknya. Hal ini sebagai bentuk perimbangan kami atas aktifitas demonstrasi di Kabupaten Pati,” ujar Kompol Rendi.

Selain itu, lanjut Wakapolres Kudus, pendirian posko ini juga untuk menghadirkan rasa nyaman terhadap masyarakat Kabupaten Kudus yang sedang beraktifitas pada hari ini.

“Alhamdulillah sejak tadi pagi hingga siang ini, situasi di perbatasan Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus aman dan kondusif. Tentu saja, kami di sini selalu berjaga memantau perkembangan situasi yang ada, baik di Pati maupun di Kudus,” bebernya.

Dia mengungkapkan, Polres Kudus menerjunkan total 83 personel yang bertugas dan berjaga di Posko Penyekatan perbatasan Kudus dan Pati. Personel yang diterjunkan multi fungsi.

“Mulai dari personel Samapta, personel Intelijen, personel Lalu Lintas, personel Pendalian Massa, maupun Personel Kehumasan,” rincinya.

Selain itu, kata dia, ada personel dari Polres Kudus yang diterjunkan ke Kabupaten Pati guna membantu pengamanan demonstrasi. Totalnya ada 76 personel.

“Tentu saja karena ini sifatnya di Bawak Komando Operasi (BKO), pengendalian ada di rekan-rekan perwira di Polresta Pati,” imbuhnya.

Sebagai informasi, warga Kabupaten Pati menggelar demonstrasi besar-besaran pada hari ini. Hal tersebut sebagai imbas kebijakan Bupati Pati Sudewo yang menaikan Pajak Bumi dam Bangunan (PBB) sebesar 250 persen.

Baca Juga: Sambut HUT RI dan Hari Jadi Kudus, Pemkab Hapuskan Denda PBB dan Beri Diskon Retribusi Pasar

Selain itu, sebelumnya Sudewo juga berstatement bahwa tidak takut didemo. Jangankan 5 ribu massa, 50 ribu massa pun tidak akan mundur. Statement tersebut memancing emosi warga Kabupaten Pati. Bahkan mereka juga menggelar donasi dan sempat ricuh karena hasil donasi di sita oleh Satpol PP.

Terakhir, Bupati Pati Sudewo membatalkan kebijakan kenaikan pajak PBB 250 persen dan meminta maaf kepada warga Pati. Namun, warga terlanjur kecewa dan tetap melaksanakan demo dengan tuntutan Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER