31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Meski Jalan Tertatih, Imam Tetap Kerja Bikin Buis Beton Demi Hidupi Keluarga

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria tampak berjalan tertatih mendorong lori berisi pasir di tepi selatan Jalan Kudus – Jepara, tepatnya di Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Setelah didorong mendekati drum terbelah, kemudian pasir itu dituang. Lalu pria tersebut dengan tertatih pula mengambil semen dan batu koral untuk kemudian diaduk. Pria tersebut yakni Imam Fahruzi (31) yang tetap bekerja membuat buis beton meski kakinya sedang sakit.

Beberapa buis beton yang dibuat oleh Imam. Foto : Rabu Sipan

Seusai menyelesaikan pekerjaan, pria yang akrab disapa Imam itu sudi menjelaskan tentang keadannya. Dia mengungkapkan, bekerja membuat buis beton sudah setahun lamanya. Tapi sejak sebulan lalu dirinya mengalami sakit saraf pada kakinya, hingga mengakibatkan berjalannya tertatih – tatih.

“Dengan keadaan saya seperti ini, sebenarnya saya ingin istirahat dan fokus berobat untuk menyembuhkan sakit saraf pada kaki saya. Tapi keadaan tidak memungkinkan, karena saya punya anak istri. Kalau saya tidak bekerja anak dan istri saya nanti makan apa?,” ungkap Imam kepada betanews.id.

-Advertisement-

Baca juga : Agar Dapur Tetap Ngebul, Agus Merantau ke Kudus Operasikan Combine

Pria yang sudah dikaruniai satu anak itu menuturkan, sebenarnya dulu keadaan dia sangat sehat dan juga sudah terbiasa kerja berat. Tapi semenjak pahanya terasa nyeri, kesehatan Imam mulai terganggu. Rasa nyeri yang tidak dirasanya itu lama – kelamaan makin parah dan membuat berjalannya tertatih – tatih.

Menurutnya, keadaan kakinya yang sekarang agak mendingan. Soalnya pas lagi kumat dan terasa nyeri yang tidak tertahan, Imam mengaku harus berjalan pakai tongkat. “Biasanya kalau keadaan seperti itu terpaksa saya istirahat kerja dan harus terapi saraf,” ujar Imam sambil memijit pahanya.

Pria yang merupakan warga Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus itu mengaku, kerja membuat buis beton dengan sistem borong. Harga upah untuk pembuatan bus beton bervariasi. Mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 10 ribu per buah. Menurutnya, harga tergantung ukuran buis beton yang dibuat.

Baca juga : Nama Faeza Pondasi Diharap Memberi Tuah Kelancaran Usaha Ari

“Kalau badan fit, dari harga tersebut saya bisa membuat sekitar 10 buis beton berbagai ukuran. Dan mampu mendapatkan uang Rp 100 ribu sehari. Tapi kalau badan tidak fit, palingan sehari saya hanya bisa membawa uang Rp 70 ribu,” ungkapnya.

Dia berharap pekerjaannya itu berkah, sehingga hasilnya bisa dinikmati keluarga dan bisa menabung. Agar kelak bisa mempunyai usaha pembuatan buis beton sendiri. “Saya punya harapan kelak punya usaha seperti ini sendiri. Agar tidak jadi buruh terus,” harap Imam.

Editor : Kholistiono

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER