BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli tampak sedang menikmati es durian di sebuah kedai di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Sambil menyeruput es, mereka tampak bercengkerama, sambil sesekali memainkan ponsel pintarnya.
Di bagian penyajian, seorang wanita tengah membuat berbagai menu kedai sesuai pesanan pembeli yang datang untuk membungkus. Ia kadang terliat cukup kewalahan jika sedang banyak pembeli. Dia adalah Alif (30), pemilik kedai es durian.

Di sela-sela melayani pembeli, Alif bersedia menjelaskan usaha es yang harganya ramah kantong itu. Di sana, ia menyediakan tiga varian menu yaitu, es durian, sop durian, dan smoothies. Untuk smoothies ada mango smoothies, avocado smoothies, dragon fruit smoothies, dan strawberry smoothies dengan harga Rp12 ribu. Kemudian ada pula makanan, mulai dari mie level hingga baso aci yang harganya Rp10 ribu.
Baca juga: Warga Kudus Harus Cobain Es Gempol Pleret dan Es Campur di Getas Ini
“Best sellernya memang sop durian harga Rp10 ribu. Kami juga punya es durian harga Rp5 ribu untuk orang-orang yang mungkin ingin makan buah durian dengan harga low budget,” jelasnya saat ditemui, Senin (02/01/2024).
Selama kurang lebih tiga bulan membuka kedai es duren, dia mengatakan, biasanya kedainya ramai dikunjungi oleh pembeli saat sore hari yaitu ketika jam pulang para karyawan pabrik. Sementara itu, kedai es duren miliknya buka mulai pukul 11.00-20.00 WIB.
“Alhamdulillah, selama tiga bulan penjualannya, ya, lumayan bisa buat bayar sewa dan gaji karyawan sudah oke. Kedai buka setiap hari kecuali hari Kamis kami tutup,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

