Angin Kencang Terjang Undaan Lor, Belasan Rumah Rusak

BETANEWS.ID, KUDUS – Angin kencang disertai hujan deras menerjang wilayah Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Akibatnya, sedikitnya 13 rumah warga mengalami kerusakan bagian atap, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Salah satu warga terdampak, Muhammad Fahmi Amin mengatakan, peristiwa terjadi sangat cepat. Hujan mulai turun sekitar pukul 23.30 hingga 24.00 WIB. Intensitas meningkat sebelum angin kencang datang sekitar pukul 00.10 WIB.

“Anginnya sekitar jam setengah 12 sampai jam 12 malam. Genteng rumah banyak yang jatuh, plafon yang sudah basah akhirnya ambrol ke dalam rumah,” bebernya saat ditemui saat membersihkan puing-puing genteng, Rabu (4/3/2026).

-Advertisement-

Ia memperkirakan sekitar 100 genteng di rumahnya terlepas akibat terpaan angin. Beberapa ruangan juga mengalami kerusakan plafon sehingga sebagian rumah tidak bisa ditempati sementara waktu.

Baca juga: Terserang Kanker Langka, Begini Kisah Ozi Pekerja Migran Asal Jepara yang Akhirnya Kembali ke Indonesia

“Tidak ada korban luka, hanya ibu sempat syok. Alhamdulillah walaupun sebagian ruang kehujanan, tapi ada kamar yang aman, sehingga bisa untuk ditempati,” katanya.

Menurut Fahmi, ini merupakan kali kedua rumahnya terdampak angin kencang, meski untuk kejadian dengan intensitas seperti dini hari tadi merupakan yang pertama.

Warga pun langsung bergerak melakukan gotong royong memperbaiki atap rumah yang rusak. Perbaikan genteng menjadi prioritas mengingat saat ini masih memasuki musim hujan.

“Yang penting dipasang dulu gentengnya supaya tidak kehujanan lagi. Mengingat saat ini dalam kondisi musim penghujan,” ujarnya.

Relawan Kencana Undaan, Selamet Abdul Jamil menyampaikan, berdasarkan assesment sementara, terdapat 13 rumah terdampak di Desa Undaan Lor. Namun jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.

“Tadi pagi kami koordinasi dengan Kepala Desa Undaan Lor untuk melakukan penyisiran lagi. Khawatirnya ada rumah terdampak tapi belum melapor,” jelasnya.

Ia menambahkan, angin kencang sebenarnya sudah terasa sejak siang hari di beberapa desa seperti Glagahwaru, Terangmas, dan Kutuk. Namun puncaknya terjadi pada dini hari yang diduga merupakan angin puting beliung.

Baca juga: Jembatan Armco Program Presiden Prabowo Mulai Dibangun di Pedawang Kudus

“Untuk sementara laporan yang masuk di Kecamatan Undaan baru dari Undaan Lor. Kategorinya ada yang ringan sampai berat,” terangnya.

Ia menambahkan, 13 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang, itu tersebar di gang 19, 20, dan gang 22 Undaan Lor. Rinciannya, gang 19 ada 6 rumah, gang 20 ada 6 rumah, dan di gang 22 ada satu rumah.

“Dari total itu kami mendata ada 5.000 genteng rusak, esbes 10 lembar, dan galvalum 2 lembar milik warga mengalami rusak. Sehingga taksiran kami kurang lebih ada Rp15 juta,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER