31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

BPJS Ketenagakerjaan Kudus Gencarkan Program Desa Permata, Sasar Pekerja Rentan

BETANEWS.ID, KUDUS – Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat desa terus digencarkan. BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi Program Desa Permata (Perlindungan Pekerja Rentan Melalui Desa) ke berbagai desa di Kabupaten Kudus sejak awal Januari 2026. 

Program ini melibatkan pemerintah kecamatan dan desa dengan harapan pekerja rentan dapat terlindungi dari berbagai risiko pekerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus melalui Bidang Kepesertaan, Deden menyampaikan, sosialisasi Program Desa Permata telah dilaksanakan di sembilan kecamatan secara bergiliran. Beberapa kecamatan yang sudah disambangi antara lain Kecamatan Bae, Undaan, Jekulo, dan Dawe.

-Advertisement-

Baca juga: Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG di RSUD Kudus akan Dikembalikan

“Kami sudah keliling ke beberapa kecamatan. Kecamatan lainnya akan menyusul sambil menunggu jadwal sosialisasi,” katanya di sela-sela kegiatan sosialisasi di Kecamatan Jekulo, Selasa (3/2/2026).

Ia mengatakan, materi difokuskan adanya manfaat keikutsertaan program BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan dan pekerja mandiri.

“Sosialisasi ini fokus pada manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memotivasi pemerintah desa dan kecamatan agar lebih disiplin dalam pembayaran iuran, serta lebih peduli terhadap warganya yang bekerja dan membayar iuran secara mandiri,” katanya.

Melalui Program Desa Permata, pemerintah desa diharapkan aktif mendampingi dan mengedukasi masyarakat, termasuk keluarga pekerja, agar memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 

“Kami ingin desa ikut menggalakkan dan mendampingi masyarakatnya, terutama pekerja mandiri. Supaya mereka paham pentingnya perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.

Tak berhenti dalam sosialisasi, bahwa pihaknya akan dilakukan monitoring bersama pendamping desa untuk melihat sejauh mana implementasi program di masing-masing desa.

“Nanti akan terlihat desa mana yang sudah berjalan dan mana yang belum. Dari situ juga ada penilaian,” jelasnya.

Ia menegaskan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan akan dirasakan langsung oleh masyarakat apabila telah terdaftar sebagai peserta. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan semakin meningkat.

Baca juga: Harga Cabai Setan Mulai Naik, Tembus Rp70 Ribu Perkilogram

“Kalau ikut BPJS Ketenagakerjaan, manfaatnya jelas. Mulai dari perlindungan kecelakaan kerja sampai santunan kematian. Masyarakat pekerja jadi lebih paham hak dan manfaat yang diterima,” tuturnya.

Program Desa Permata bertujuan mendorong desa agar lebih peduli dan aktif memberikan perlindungan sosial bagi warganya yang bekerja. Penilaian Lomba Desa Permata dilaksanakan mulai Januari hingga Agustus 2026, dengan pengumuman pemenang direncanakan pada September 2026.

“Beberapa indikator utama dalam penilaian ini, mencakup beberapa aspek. Di antaranya ketertiban pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, adanya regulasi atau kebijakan pemerintah desa terkait BPJS Ketenagakerjaan, serta tingginya partisipasi masyarakat yang mendaftar sebagai peserta secara mandiri,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER