BETANEWS.ID, KUDUS – Harga komoditas bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Kudus, terutama di Pasar Bitingan mulai mengalami kenaikan, Selasa (3/2/2026). Beberapa bahan pokok yang mengalami keniakan harga di antaranya, cabai rawit merah atau yang sering disebut cabai setan, cabai rawit putih, dan bawang merah.
Bahkan untuk harga cabai setan saat ini tembus harga Rp70 ribu per kilogram. Padahal secara normal cabai tersebut biasanya dipatok dengan harga Rp40-50 ribu per kilogram.
Pedagang Pasar Bitingan, Wiji Lestari menyampaikan, harga cabai setan mengalami kenaikan harga mulai hari ini hingga mencapai Rp70 ribu per kilogramnya. Menurutnya harga tersebut naik sekitar Rp5 ribu dari hari sebelumnya di angka Rp65 ribu per kilogram.
Baca juga: Sepanjang 2025, Sebanyak 34 Usaha di Kudus ‘Akali’ Pajak
“Kenaikan harga per hari ini yaitu harga cabai setan dan cabai rawit putih. Cabai setan yang kemarin Rp65 ribu jadi Rp70 ribu dan cabai rawit merah putih kemarin Rp50 ribu kini jadi Rp57 ribu per kilogram,” bebernya, saat ditemui di lokasi, Selasa (3/2/2026).
Sementara untuk harga bawang merah kering juga mengalami kenaikan harga dari Rp40 ribu jadi Rp45 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut disebabkan karena faktor cuaca. Selain itu juga dipengaruhi karena menjelang ramadhan.
“Untuk daya beli masyarakat saat ini alhamdulillah stabil. Semoga yang beli semakin banyak,” ungkapnya.
Senada dengan Tari, pedagang lainnya di Pasar Bitingan, Arum Retno Ambarwati mengaku kenaikan harga terjadi per hari ini. Beberapa yang mengalami kenaikan sekitar Rp8-15 ribu adalah cabai setan, cabai rawit putih, tomat, dan bawang merah.
“Cabai rawit putih sekarang Rp 45-47 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp35 ribu, cabai setan sekarang Rp65-67 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp55-57 ribu. Sedangkan harga tomat dari semula Rp20 ribu kini menjadi Rp28-29 ribu per kilogram dan harga tomat dari semula Rp4 ribu menjadi Rp7-8 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia menyebut, dengan kenaikan harga tersebut dapat bertahan lama hingga setelah lebaran, terutama untuk bawang merah. Sedangkan harga cabai, menurutnya tak bisa ditentukan dan bergerak secara fluktuatif.
“Untuk faktornya kemungkinan karena stok sedikit kalau gak ya gagal panen. Sehingga membuat harga semakin naik. Apalagi adanya cuaca hujan seperti saat ini juga membuat petani tak berani untuk memanen hasil bumi,” terangnya.
Meski beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga, namun hingga saat ini pengunjung tetap berdatangan dan masih banyak yang membeli barang dagangan. “Secara keseluruhan tidak berdampak pada daya beli masyarakat, karena kenaikan harga mulai berlangsung sejak hari ini,” tuturnya.
Baca juga: Meski Terima Rp 42 T di 2025, Bea Cukai Kudus Ternyata Tak Capai Target
Sementara itu salah satu pembeli, Intan mengaku tak jadi membeli cabai setelah mengetahui harga per hari ini yang mengalami kenaikan. Sehingga ia kemudian mengalihkan pembeliannya ke bawang merah.
“Selain itu karena baru kemarin sudah membeli cabai. Oleh karena itu, sekarang saya membeli bawang merah. Kemarin pas beli cabai hargamasih normal, ini gak tahunya sekarang malah naik, sekitar Rp57 ribu, kemarin pas beli harga Rp44 ribu,” ujarnya.
Dia berharap, agar harga bahan pokok bisa cepat normal kembali. Mengingat saat ini, kata dia, harga ikan juga mengalami kenaikan. “Karena untuk kebutuhan dapur,” imbuhnya.
Editor: Suwoko

