BETANEWS.ID, KUDUS – Pedagang Pasar Baru Kudus menyatakan keberatan terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Kudus yang bakal merelokasi pedagang Pasar Bitingan ke area dekat Pasar Baru. Rencana ini muncul karena bangunan Pasar Bitingan akan dirobohkan untuk pembangunan sarana dan prasarana gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi.
Keresahan mulai merebak di kalangan pedagang. Mereka menilai kebijakan itu muncul di saat kondisi ekonomi sedang lesu, sehingga penyatuan dua pusat aktivitas perdagangan dianggap kurang tepat. Para pedagang khawatir kebijakan tersebut berdampak pada menurunnya jumlah pelanggan.
Baca Juga: Verifikasi Calon Penerima TKGS Kudus Tahun 2026 Gunakan Metode Sampling
Tidak hanya pedagang Bitingan yang merasa terancam, pedagang Pasar Baru pun merasakan kecemasan serupa. Mereka menilai relokasi itu berpotensi memicu persaingan yang tidak sehat di tengah penurunan daya beli masyarakat.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru Kudus, Mufti Ali, mengatakan para pedagang pada dasarnya siap mengikuti keputusan pemerintah. Namun, ia berharap rencana tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa.
“Bukan apa-apa, kami tentu sendiko dawuh. Tetapi kami berharap kebijakan itu bisa dikaji ulang,” ujar Ali kepada Betanews.id saat ditemui di kiosnya, Rabu (3/12/2025).
Ali menegaskan, para pedagang merasa keberatan apabila Pasar Bitingan dipindah ke lokasi yang terlalu dekat dengan Pasar Baru. Menurutnya, mendekatkan dua pasar bukan solusi yang bijak dan justru dapat mengganggu ekosistem dagang yang sudah terbentuk.
“Apalagi banyak pedagang di Pasar Baru ini kulakan ke Pasar Bitingan. Jika mereka dipindah dekat sini, nanti bakul kami banyak yang beralih,” bebernya.
Keluhan juga datang dari pedagang pakaian di Pasar Baru Anis Mafana, yang menilai relokasi tersebut berpotensi menurunkan omzet pedagang Pasar Baru.
“Kalau bisa, kebijakan tersebut dipertimbangkan lagi. Sebab itu akan merugikan pedagang Pasar Baru,” ujar Anis.
Ia menambahkan, kondisi Pasar Baru sendiri saat ini sudah tidak seramai dahulu. Selepas pukul 12.00 WIB, aktivitas pasar cenderung menurun drastis sehingga relokasi dianggap semakin memberatkan.
“Jika nanti ada relokasi pedagang Bitingan ke dekat Pasar Baru, pasti banyak pelanggan yang beralih. Kami benar-benar berharap kebijakan itu dikaji ulang,” harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Kudus akan melakukan pengembangan dan perluasan RSUD Loekmono Hadi. Pembangunan gedung baru di lahan eks Matahari Mall membutuhkan area tambahan, sehingga Pasar Bitingan termasuk dalam lokasi yang akan dibongkar.
Baca Juga: Jejak Teguh dan Peka Muria Menjaga Nafas Lereng Muria
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru rumah sakit akan dimulai pada 2026 sesuai Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026.
“Gedung baru RSUD di eks lahan Matahari Mall nantinya enam lantai. Karena membutuhkan sarana-prasarana pendukung serta akses emergency, nantinya bangunan Pasar Bitingan akan dirobohkan,” ujar Djati saat sosialisasi dengan pedagang sayur di Pasar Saerah, belum lama ini.
Editor: Haikal Rosyada

