BETANEWS.ID, KUDUS – Pendaftar calon pendamping petugas haji Kabupaten Kudus untuk musim haji 2026 membludak. Proses rekrutmen yang telah dibuka pada 22-28 November 2025 lalu setidaknya ada ratusan pendaftar. Padahal secara kuota hanya tersedia enam kuota saja, yakni 3 orang untuk kuota ketua kloter dan 3 lainnya untuk pembimbing ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Sony Wardhana menyampaikan, antusiasme pendaftar untuk petugas haji musim 2026 sangat tinggi. Menurutnya, terdapat 123 pendaftar untuk berbagai formasi yang dibutuhkan dalam petugas penyelenggaraan ibadah haji (PPIH) Kabupaten Kudus.
Baca Juga: Kuota Haji Kudus 2026 Menurun, tapi Kuota Lansia Naik 5 Persen
“Jumlah peminat untuk petugas pendamping haji saat ini tinggi. Melihat dari kuota sebanyak enam orang, sedangkan jumlah peminatnya lebih dari 100 orang,” tuturnya.
Ia merinci, pendaftar untuk posisi kutua kloter ada 15 pendaftar, pembimbing ibadah kloter ada 17 pendaftar. Bagian akomodasi tercatat menjadi formasi dengan peminat terbanyak, yakni 49 pendaftar.
Disusul bagian konsumsi 28 orang, bagian transportasi 11 orang, bagian Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji terpadu) sebanyak dua orang, serta satu pendaftar untuk PPIH Arab Saudi. Seleksi ini merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas layanan bagi calon jemaah haji asal Kudus.
Baca Juga: Aisyiyah Kudus Luncurkan Program DSMA untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Warga
“Untuk keputusan seleksi rekrutmen pendamping haji ini ditentukan langsung oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah. Kami hanya memfasilitasi proses pendaftaran dan verifikasi berkas,” sebutnya.
Dengan jumlah pendaftar yang melampaui kuota, kompetisi untuk menjadi bagian dari petugas haji tahun depan diprediksi berlangsung ketat. Pihaknya berharap para calon petugas dapat menjalani proses seleksi dengan profesional dan siap memberikan pelayanan terbaik ketika terpilih.
Editor: Haikal Rosyada

