Jepara Targetkan Tanam 3,2 Juta Batang Pohon untuk Atasi Lahan Kritis 

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menargetkan mampu menanam 3,2 juta batang pohon dalam jangka waktu empat tahun untuk mengatasi persoalan lahan kritis. 

Berdasarkan data Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Jratun pada tahun 2024, dari total 102.011 hektare lahan di Kabupaten Jepara, 8.760,25 hektare masuk dalam kategori lahan dengan kondisi kritis hingga sangat kritis. 

Baca Juga: 8 Ribu Hektare Lahan di Jepara Kritis, Mayoritas di Lereng Muria 

-Advertisement-

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya membuat program Jepara Menanam yang akan diperingati setiap tanggal 12 Desember.  

“Dengan program ini kita ingin mengurangi luasan lahan kritis. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar gerakan ini benar-benar berjalan dan membuahkan hasil,” katanya usai kegiatan pencanangan program Jepara Menanam sekaligus memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2025 di Lapangan Oro-Oro Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Jumat (12/12/2025). 

Wiwit melanjutkan dari kegiatan tersebut, masyarakat telah menyepakati gerakan menanam 800 ribu bibit pohon setiap tahun. Dengan target itu, dalam empat tahun Jepara ditargetkan mampu menanam 3,2 juta pohon. 

“Kita harus sayang dengan alam agar alam juga sayang dengan kita. Jika keseimbangan terjaga, kehidupan akan lebih aman,” ujarnya. 

Dalam kegiatan penanaman pohon, Wiwit menekankan bahwa tanaman yang ditanam bukan hanya jenis yang tidak berbuah, tetapi juga pohon berbuah yang memiliki nilai ekonomi. 

“Sehingga yang merawat bisa mendapatkan nilai ekonomi. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk masyarakat,” lanjutnya. 

Kemudian untuk dukungan anggaran, mulai tahun 2027, anggaran penanaman pohon untuk mitigasi bencana akan menjadi fokus pemerintah daerah. 

“Nanti kita hitung sesuai kebutuhan pohon, termasuk perawatannya. Jangan hanya menanam, tapi juga memastikan tumbuh,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara, Rini Padmini, menyampaikan bahwa Program Jepara Menanam akan menjadi agenda tahunan. Ketersediaan bibit dipenuhi dari persemaian DLH dan kolaborasi berbagai pihak.

Rini menjelaskan, jenis bibit yang disiapkan cukup beragam, mulai dari tanaman keras hingga buah-buahan. 

“Jenis tanaman yang disiapkan antara lain Sengon, Cemara Laut, Ketapang, Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Alpukat, Nangka, Durian, Rhizophora sp., Indigofera, Tabebuya, Matoa, dan Sukun,” sebutnya. 

Baca Juga: Siswa MTs di Jepara Meninggal Usai Terseret Arus Sungai 

Pada tahap pertama tahun ini, sebanyak 18.572 bibit telah disalurkan untuk enam kecamatan. Dengan rincian Kecamatan Kembang 10.118 batang, Kecamatan Keling 2.168 batang, Kecamatan Bangsri 2.664 batang, Kecamatan Pakis Aji 1.350 batang, Kecamatan Batealit 2.022 batang, dan Kecamatan Mayong 250 batang.

“Harapan kami, bibit-bibit ini tidak hanya ditanam, tetapi juga dipelihara hingga tumbuh kuat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER