BETANEWS.ID, JEPARA – Wahyono, seniman sekaligus akademisi dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, berencana membuat Kereta Kencana Ratu Kalinyamat.
Wahyono mengatakan, kereta itu dirancang sebagai simbol kejayaan sejarah dan identitas budaya Jepara. Konsep yang diusung yakni “Kepemimpinan Perempuan dan Kejayaan Jepara” dengan mengangkat ornamen khas Mantingan Jepara yang sarat nilai historis dan artistik.
Material utama yang nantinya digunakan yakni kayu jati, kulit sapi, logam kuningan, serta kain tradisional. Desainnya dibuat melalui riset sejarah mendalam dan perenungan spiritual panjang sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Ratu Kalinyamat.
Wahyono berharap keberadaan kereta kencana tersebut nantinya tidak hanya menjadi karya seni monumental, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ikon budaya Kabupaten Jepara, media edukasi sejarah, serta sarana kirab budaya dan agenda resmi pemerintahan daerah.
“Bukan sekadar kereta kencana, ini adalah mahakarya budaya yang menghidupkan kembali kejayaan Ratu Kalinyamat,” ungkap Wahyono saat melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, pada Senin (18/5/2026).
Baca juga : Kisah Relawan Jepara Tembus Jarak Demi Warga, Bantuan Ambulans Baru Permudah Aksi Kemanusiaan
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembuatan Kereta Kencana itu diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Anggaran tersebut meliputi proses kajian sejarah, pembuatan kerangka kereta, ukiran khas Jepara, hingga kegiatan peresmian dan dokumentasi.
Kereta Kencana Ratu Kalinyamat sendiri dirancang memiliki panjang 410 sentimeter, lebar 190 sentimeter, dan tinggi 262 sentimeter, serta dapat ditarik oleh dua hingga delapan ekor kuda.
Menanggapi rencana itu, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menyambut positif gagasan tersebut dan mendorong agar proyek Kereta Kencana Ratu Kalinyamat dapat segera diwujudkan.
Menurutnya, keberadaan kereta kencana akan menjadi simbol budaya baru yang membanggakan sekaligus dapat digunakan dalam kirab Hari Jadi Jepara maupun berbagai pagelaran budaya lainnya.
“Karya ini sangat luar biasa karena mampu mengangkat sejarah besar Jepara dalam bentuk visual budaya yang megah. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar karya monumental ini benar-benar terwujud,” ujar Agus.
Editor: Kholistiono

