BETANEWS.ID, JEPARA – Kisah tragis dialami oleh MZ (15), siswa MTs di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Nyawanya tidak terselamatkan setelah mandi di sungai dengan aliran air yang cukup deras.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, korban tenggelam setelah berenang di Sungai Tempur di Desa Pendosawalan RT 12 RW 4 Kecamatan Kalinyamatan pada Kamis (11/12/2025) sekitar Pukul 11.00.
Baca Juga: Bantuan KIP Bagi 17 Ribu Pelajar di Jepara Cair Bulan Ini, Segini Nominalnya
Saat itu, ia bersama dua temannya baru selesai sekolah. Korban bersama satu temannya langsung masuk ke sungai. Sementara satu temannya yang lain justru mengingatkan jika arus air di sungai cukup deras.
Namun, korban tidak mengindahkan peringatan dari temannya dan langsung menuju ketengah sungai yang pada saat itu arus sungainya cukup deras. Korban kemudian langsung terseret pusaran air dan langsung tenggelam.
Mengetahui hal itu, teman-temannya sempat berupaya melakukan pertolongan, namun gagal. Mereka kemudian meminta pertolongan kepada warga. Upaya pencarian juga sempat dilakukan warga, namun hasilnya juga nihil. Akhirnya mereka melapor ke desa dan diteruskan ke BPBD dan Tim SAR.
‘”Proses Pencarian dilakukan TRC BPBD dengan melibatkan personil TNI/Polri, Basarnas, dan relawan,” kata Arwin pada Kamis, (11/12/2025).
Tidak berselang lama, korban kemudian ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kalinyamatan untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter puskesmas. Setelah itu korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.
Baca Juga: Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Jepara Banyak Terkendala Lahan
Atas peristiwa ini, Arwin meminta kepada masyarakat agar waspada dan menghindari bermain air di sungai. Saat musim penghujan seperti ini aliran air sungai lebih deras dari biasanya.
”Kami minta warga agar hati-hati saat terpaksa beraktivitas di sekitar sungai. Sebisa mungkin hindari sungai-sungai dengan arus yang deras,” pesannya.
Editor: Haikal Rosyada

