31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Jelang Nataru, Ketersediaan Pasokan Energi Bersubsidi di Kudus Dipastikan Aman

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan pasokan energi bersubsidi di wilayahnya berada dalam kondisi terkendali menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Ketersediaan BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite, serta LPG tabung 3 kilogram, dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan koordinasi lintas instansi dan pemantauan di lapangan. Sejumlah pihak dilibatkan, mulai dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, DPC Hiswana Migas, hingga pengelola SPBU dan agen LPG 3 kilogram.

Baca Juga: Capaian UCJ Kudus 46,55%, Jadi Salah Satu Tingkat Kepesertaan Tertinggi di Jateng

-Advertisement-

“Dari hasil koordinasi dan laporan lapangan, stok BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram di Kudus dalam kondisi aman. Masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” katanya.

Djati menjelaskan, untuk BBM Solar bersubsidi, kuota tahun 2025 pada periode 1 Januari hingga 12 Desember mencapai 89.595 kilo liter. Menjelang akhir tahun, terdapat tambahan kuota sebesar 1.518 kilo liter untuk periode 13 hingga 31 Desember 2025, sehingga total kuota Solar bersubsidi menjadi 91.113 kilo liter.

“Realisasi penyaluran saat ini sudah mencapai 85.234 kilo liter, sehingga masih tersedia sisa stok sekitar 5.879 kilo liter,” jelasnya.

Sementara itu, kuota BBM Pertalite bersubsidi tahun 2025 ditetapkan sebesar 99.054 kilo liter tanpa adanya tambahan kuota di penghujung tahun. Hingga pertengahan Desember, realisasi penyaluran tercatat 91.069 kilo liter, menyisakan kuota sekitar 7.984 kilo liter.

Selain BBM, ketersediaan LPG 3 kilogram juga dinilai aman. Kuota LPG bersubsidi periode 1 Januari hingga 12 Desember 2025 sebesar 29.570 metrik ton, ditambah alokasi 1.862 metrik ton pada periode 13 hingga 31 Desember. Dengan demikian, total kuota LPG 3 kilogram tahun 2025 mencapai 31.432 metrik ton.

“Realisasi penyaluran LPG 3 kilogram tercatat 29.214 metrik ton, sehingga masih ada sisa sekitar 2.218 metrik ton,” ungkap Djati.

Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Telur Ayam di Kudus Tembus Rp32 Ribu

Untuk menjaga distribusi tetap lancar selama periode libur panjang, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus bersama instansi terkait akan melakukan pemantauan langsung ke SPBU dan pangkalan LPG. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan pasokan maupun praktik penimbunan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER