31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Dampak Efisiensi, Anggaran Kebencanan 2026 di Kabupaten Kudus Turun 19,86 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Alokasi anggaran untuk kebencanaan di Kabupaten Kudus pada tahun 2026 turun dibandingkan tahun ini, serta dari pagu awal penganggaran. Penurunan tersebut bagian dari langkah efisiensi, imbas dari pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko membenarkan adanya penurunan anggaran tersebut. Tetapi penurunannya tidak besar hanya sekira 19,86 persen.

Baca Juga: Butuh Anggaran Rp10 M untuk Persiapan Porprov 2026, KONI Kudus Sodorkan Bantuan ke Pemkab 

-Advertisement-

“Pagu awal alokasi anggaran di BPBD Kudus untuk tahun 2026 kurang lebih sebesar Rp 6,8 miliar. Karena adanya efisiensi imbas dari pemangkasan TKD, alokasi anggaran turun jadi Rp 5,4 miliar,” ujar Eko di ruang kerjanya belum lama ini.

Adanya penurunan anggaran tersebut, Eko memastikan, tidak bakal berimbas pada kegiatan yang berkaitan dengan penanganan bencana. Namun, memang ada beberapa sektor kegiatan yang harus dikurangi, atau bahkan dihilangkan.

“Di antaranya, perjalanan dinas, makan-minum, serta pelatihan penanganan kebencanaan,” bebernya.

Di tahun ini dan tahun sebelumnya, ungkap Eko, BPBD Kudus hampir rutin melaksanakan kegiatan pelatihan penanggulangan kebencanaan. Biasanya pelatihan melibatkan para relawan, Polri dan TNI.

“Dalam satu tahun anggaran, biasanya dilakukan dua kali. Karena tahun ini ada efisiensi, pelatihan tersebut kami tiadakan,” jelasnya.

Selain itu, kata Eko, pada tahun 2026 di BPBD Kabupaten Kudus tidak ada pengadaan alat atau mesin baru. Menurutnya, saat ini peralatan untuk penanggulangan kebencanaan sudah komplit.

Baca Juga: Keadaan Pasar Bitingan Bocor dan Memprihatinkan, Disdag Kudus Angkat Suara

Baik alat untuk evakuasi korban banjir, tanah longsor dan lainnya semua sudah lengkap. Peralatan gergaji mesin, tenda pengungsi, tempat tidur juga ada dan jumlahnya mencukupi. Termasuk juga kendaraan penyelamatan.

“Efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada penanganan bencana. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” imbaunya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER