31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Keadaan Pasar Bitingan Bocor dan Memprihatinkan, Disdag Kudus Angkat Suara

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus angkat suara terkait Pasar Bitingan yang bocor dan kebanjiran. Hal tersebut diduga sudah terjadi bertahun-tahun dan dikeluhkan para pedagang.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus, Agus Sumarsono, mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan koordinator Pasar Bitingan untuk mengkalkulasi tingkat kerusakan. Supaya nanti dilakukan penanganan darurat.

Baca Juga: APBD Kudus 2026 Disahkan, DPRD Tekankan Prioritas Layanan Publik

-Advertisement-

“Kita akan koordinasikan dengan koordinator pasar. Pasalnya, sementara ini sudah tidak ada anggaran pemeliharaan pasar di akhir tahun 2025,” ujar Agus melalui sambungan telepon, Kamis (4/12/2025).

Menanggapi adanya swadaya para pedagang untuk penanganan darurat kebocoran, Agus mempersilahkannya. Sebab, anggaran pemeliharaan pasar di tahun ini memang sudah habis.

“Untuk sementara yang bisa kita lakukan adalah penanganan darurat. Nantinya di tahun 2026 bakal dialokasikan anggaran pemeliharaan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Bitingan Kabupaten Kudus bocor dan banjir saat hujan, Kamis (4/12/2025). Keadaan tersebut tentu sangat memprihatinkan, pasalnya, banjir membuat makin sepi pengunjung.

Beberapa pedagang terlihat tetap beraktifitas dan sibuk dengan dagangan mereka meski tak ada pembeli. Terlihat, kaki mereka mondar-mandir di genangan air yang keruh.

Salah satu pedagang yakni, Muslimah menyampaikan, atap Pasar Bitingan memang sudah lama bocor. Hal tersebut sudah berjalan selama tiga tahun dan belum ada perbaikan dari dinas terkait.

“Sudah tiga tahun bocor. Setiap hujan pasti kebanjiran,” ujar Muslimah kepada awak media, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: Unik, SPPG di Kudus Ini Bagikan MBG Pakai Kostum Superhero

Dia mengungkapkan, bahwa keadaan Pasar Bitingan saat ini sudah sepi pengunjung. Ketika hujan dan banjir, jadi makin sepi dan pendapatan turun drastis.

“Atap dan talang pasar banyak yang bocor. Para pedagang sudah iuran secara swadaya untuk perbaikan semampunya tapi kurang efektif dan masih bocor,” bebernya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER