BETANEWS.ID, KUDUS – Salah seorang petani Desa Terban, Kecamatan Jekulo menemukan sebuah fragmen fosil purba di ladangnya, Situs Gondang, Bukit Patiayam. Saat ini temuan fosil tersebut sudah dilaporkan ke pihak Museum Situs Purbakala Patiayam untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelamatan (ekskavasi).
Temuan itu diketahui ada tiga fragmen, berupa gading, proksimal femur (tulang paha), dan astrak halus (tulang sendi) pada gajah purba di satu titik koordinat. Menariknya, temuan gading gajah purba itu diperkirakan memiliki diameter 10-12 sentimeter, atau lebih besar dari pada temuan sebelumnya yang memiliki diameter 6-7 sentimeter.
Baca Juga: Gunung Muria Segera Jadi Taman Hutan Raya, Pelestarian Alam dan Peran Masyarakat Diperkuat
Koordinator Museum Situs Purbakala Patiayam, Jamin mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima laporan temuan fosil dari Ngatmin pada Selasa (25/11/2025) malam. Kemudian paginya, Rabu (26/11/2025) dia menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengecek ke lokasi temuan.
“Lokasi temuan saat ini sudah kami lingkari. Belum kami lakukan penyelamatan atau ekskavasi karena harus melalui proses dan saat ini sudah kami laporkan ke pimpinan,” katanya saat ditemui di Laboratorium museum, Rabu (26/11/2025).
Ia menyebut, bahwa temuan fosil di sana sudah kelihatan bentuknya dan ia memperkirakan bahwa fosil itu merupakan fragmen gajah stegodon trigonochepalus. Hanya saja saat ini belum dilakukan penyelamatan karena lokasinya yang susah.
“Sementara temuan itu bisa diperkirakan spesiesnya apa, tapi kalau dilihat dari gadingnya mengarah ke stegodon. Cuma memang lokasinya susah karena berada di tebing dengan kedalaman 1,5 meter dan saat ini belum kami lakukan pengangkatan” jelasnya.
Baca Juga: Pendapatan Retribusi Pasar di Kudus Seret, Baru Tercapai 52,6 Persen dari Target Rp15 M
Ia menuturkan, penemu fosil di situs Gondang bernama Ngatmin, warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Meski ada tiga titik temuan, namun masih berada dalam satu titik koordinat.
“Dari besar lingkar gadingnya memang besar, Pak Ngatmin tadi malam ke rumah dua orang terus paginya kita lakukan cek lokasi dan terdapat tiga titik temuan yang berada di satu titik koordinat,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

