11 Narapidana Perempuan Rutan Jepara Dipindah ke Lapas Semarang 

BETANEWS.ID, JEPARA – 11 narapidana perempuan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Semarang pada Kamis (30/10/2025).

Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo menyampaikan proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh petugas Rutan Jepara bersama personel Polres Jepara, sebagai langkah pengamanan dan pengawasan agar kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala.

Baca Juga: Info Penebusan Pupuk Subsidi Buat Petani Jepara Kebingungan 

-Advertisement-

Pemindahan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan hunian dan optimalisasi pembinaan bagi narapidana, sekaligus memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak pembinaan sesuai klasifikasi dan kapasitas lembaga yang dituju.

“Pemindahan ini merupakan bagian dari penyesuaian pembinaan agar lebih optimal dan sesuai dengan klasifikasi narapidana. Kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan baik bagi petugas maupun warga binaan,” ujarnya pada Jumat, (31/10/2025). 

Sebelum diberangkatkan, seluruh narapidana terlebih dahulu menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan oleh petugas Rutan. Setelah dinyatakan lengkap dan layak, mereka diberangkatkan menuju Lapas Kelas IIA Semarang menggunakan kendaraan pengangkut khusus dengan pengawalan penuh.

“Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Jepara dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan secara profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel,” ujarnya. 

Melalui pemindahan tersebut, ia berharap 11 Napi perempuan yang dipindah akan mendapat program pembinaan yang lebih maksimal. Sebab di rutan jepara untuk program kemandirian bagi perempuan belum memadai. 

Sedangkan terkait 11 Napi perempuan yang dipindah, menurutnya berasal dari kasus yang berbeda-beda. 

“Ada yg penipuan, perlindungan anak, narkotika, pencurian,” sebutnya. 

Baca Juga: Diduga Bertengkar dengan Cucunya, Seorang Kakek di Jepara Tega Aniaya Bocah SD Hingga Alami Patah Tulang 

Dengan dipindahnya 11 Napi perempuan tersebut, Renza melanjutkan masih terdapat dua Napi perempuan yang tersisa. 

“Tapi statusnya masih tahanan. Perhari ini isi penghuni (Rutan) 299 orang dengan kapasitas sebenarnya hanya 108 orang,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER